' Kendaraan Dinas Boleh Dipakai Mudik - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » , » Kendaraan Dinas Boleh Dipakai Mudik

Kendaraan Dinas Boleh Dipakai Mudik

Written By dodi on Wednesday, August 8, 2012 | 8:00 AM

CIANJUR (LJ) Dinas Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPKAD) Kabupaten Cianjur menganggap wajar penggunaan kendaraan dinas untuk keperluan mudik Hari Raya Idul Fitri. DPKAD pun tak mempermasalahkan penggunaannya selama bisa dipertanggungjawabkan jika terjadi sesuatu hal.

Staf Pelaksana Bidang Aset Kendaraan DPKAD Kabupaten Cianjur Deni Cahyana mengatakan, tidak ada peminjaman khusus dari setiap pemegang mobil dinas untuk digunakan lantaran saat acara serah terima mobil dahulu, sudah tercantum dalam klausal berita acara penyerahan (BAP).

"Mobil dinas itu kan dipakai sehari-hari oleh yang bersangkutan. Kalaupun digunakan juga untuk keperluan mudik Lebaran, tidak ada permintaan khusus peminjaman karena saat penyerahan dulu sudah ada dalam BAP-nya," kata Deni di ruangannya, Selasa (7/8).

Jumlah mobil dinas yang ada di seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemkab Cianjur tercatat sebanyak 116 unit yang digunakan untuk kepala dinas, sekretaris, serta kepala bidang. Sementara untuk jumlah kendaraan roda dua, Deni tidak bisa menyebutkan secara rinci.

"Kalau motor jumlahnya bisa mencapai ribuan unit. Pada intinya kami juga tidak mempermasalahan mobil dinas digunakan kepentingan mudik Lebaran. Daripada nanti dikandangkan, terus mengalami kehilangan. Siapa yang mau bertanggungjawab?. Mungkin lebih baik digunakan asalkan para pemegang mobil dinas juga bertanggung jawab," ujarnya.

Ditempat terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur Bachrudin Ali mengatakan tidak ada larangan bagi setiap PNS yang akan menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan mudik. Pemkab Cianjur tidak akan mengandangkan kendaraan dinas.

"Silahkan saja jika mau menggunakan kendaraan dinas. Dari pemerintah pusat saja tidak ada larangan. Tapi tetap harus memperhatikan risikonya, seperti kerusakan atau bahkan kehilangan. Kami tak bertanggung jawab jika kendaraan rusak atau hilang. Itu tanggung jawab masing-masing pemegang kendaraan," kata Bachrudin di ruang kerjanya, Selasa (7/8).

Bachrudin mengaku kebijakan memperbolehkan peminjaman kendaraan dinas untuk keperluan mudik ini tidak terlepas rasa kepedulian Pemkab Cianjur terhadap para PNS. Apalagi Hari Raya Idul fitri merupakan momentum silaturahmi. "Pada intinya kita tak keberatan jika kendaraan dinas digunakan mudik," tegasnya. (RUS)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger