' Kemendikbud Dituding Tak Becus Mengelola Permasalahan Guru - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Kemendikbud Dituding Tak Becus Mengelola Permasalahan Guru

Kemendikbud Dituding Tak Becus Mengelola Permasalahan Guru

Written By dodi on Wednesday, August 8, 2012 | 8:00 AM

BOGOR - Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) dinilai tak becus mengelola dan mengatasi permasalahan guru. Hal itu terlihat dari buruknya tata kelola guru yang terjadi karena Kemdikbud enggan menerima masukan dari masyarakat sehingga kerap membuat kebijakan atau bertindak sesuka hati saja.

"Kalau kementerian enggak mau mendengar masukan dari masyarakat dan semaunya sendiri, ya, silakan saja. Maklum, mereka sedang memiliki kewenangan," kata Ketua Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia, Sulistiyo, dalam keterangan persnya, Selasa (7/8). Akan tetapi, lanjutnya, hal itulah yang membuat pengelolaan guru secara nasional tidak lebih baik dari waktu ke waktu.
Bahkan, Sulistiyo menilai, pengelolaan guru saat ini lebih buruk jika dibandingkan dengan waktu-waktu sebelumnya. "Urusan guru sekarang dalam banyak hal tidak lebih baik dari waktu ke waktu. Jangankan meningkat, malah lebih jelek," ujarnya seraya menambahkan kekecewaan PGRI memuncak karena pelaksanaan Uji Kompetensi Guru (UKG) mengalami banyak permasalahan. PGRI menuding pemerintah tergesa-gesa melaksanakan ujian tersebut sebelum persiapannya dilakukan secara matang.

Secara umum, PGRI selalu mendukung kebijakan Kemdikbud, khususnya yang terkait dengan upaya meningkatkan mutu guru. Akan tetapi, secara perlahan, dukungan itu terus tergerus karena PGRI merasa Kemendikbud meremehkan profesi guru, khususnya dalam melaksanakan UKG. PGRI pun menilai pelaksanaan UKG sangat buruk. Selain validasi data yang bobrok, masalah teknis lainnya juga timbul saat eksekusi.

Sulistiyo juga meragukan paparan paparan dari pejabat Kemendikbud tentang adanya guru peserta UKG yang mendapat nilai nol. Dia merasa tak percaya bahwa guru, khususnya yang telah disertifikasi, tidak memiliki kompetensi sama sekali. "Apa benar guru sama sekali tak punya kompetensi? Kami semakin tidak percaya bahwa UKG dapat mengukur kompetensi guru," ungkapnya. CPS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger