' Kemenag Indramayu Adakan Dialog Peran & Fungsi Pers - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » , » Kemenag Indramayu Adakan Dialog Peran & Fungsi Pers

Kemenag Indramayu Adakan Dialog Peran & Fungsi Pers

Written By dodi on Friday, August 3, 2012 | 8:00 AM

INDRAMAYU (LJ) –Dialog Peran dan Fungsi Pers yang diselenggarakan Ikatan Keluarga Naib (IKNI) di Aula Kementrian Agama Indramayu, Kamis (2/8) kemarin berlangsung seru. Pasalnya acara yang menghadirkan pembicara Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Indramayu Drs.Adun Sastra, SH, didamping Ketua IKNI  Nurudin, S.Ag ini, menjadi ajang curhat para Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) yang hadir.

Seperti disampaikan Jadwal Sahlan, Kepala KUA Karangampel, Kecamatan Karangampel Kabupaten Indramayu, dirinya baru-baru ini  telah diberitakan oleh salah satu surat kabar. Dimana ada kalimat dalam berita tersebut menggunakan kata-kata bernada melecehkan harga dirinya. Seperti “Kepala KUA Goblog”. Kata-kata ini tidak saja ada dalam berita tapi juga pada saat wartawannya melakukan konfirmasi.

“Pertanyaan saya. Apakah wartawan itu sama dengan malaikat Pak Ketua?” tanya Sahlan di hadapan forum siang itu, yang kemudian disusul riuh suara peserta.

Selain Kepala KUA Karangampel, Kepala KUA Sindang, Drs. H. Hasbullah juga mendapat perlakuan tidak menyenangkan, ketika dirinya dituduh memanipulasi pembangunan gedung kantornya. Padahal menurut pengakuan Drs. H. Sabullah, saat itu dia baru saja dimutasi ke KUA Sindang.

“Jadi boro-boro membangunnya? Kapan gedung kantor ini didirikan saya sendiri tidak tau. Lantas wartawan tadi langsung masuk ke ruang kerja saya," katanya.

Sementara Kepala Sekolah MIN, M.TsN, dan MAN yang pernah menjadi bulan-bulanan wartawan ikut mewarnai Dialog Peran dan Fungsi Pers yang diselenggarakan IKNI siang itu.

Adun Sastra, selaku Ketua PWI pada kesempatan itu memaparkan berbagai pengalamannya selama menjadi wartawan yang tetap berpedoman pada kode etik jurnalistik serta UU No.40 Tahun 1999 tentang Pers.

Dia juga menghimbau agar para Kepala KUA dan Kepala Sekolah tidak takut dengan wartawan yang tengah mencari berita.
Sebab wartawan bukan polisi, wartawan bukan jaksa, wartawan bukan konsultan jasa konstruksi, wartawan bukan LSM dan wartawan bukan pengacara, apalagi dikatakan sebagai malaikat.

“Wartawan yang benar akan menghasilkan berita yang dikirim ke pemimpin redaksi kemudian di muat di surat kabarnya,” tukas Adun.

Dialog Peran dan Fungsi Pers yang pagi itu dibuka secara resmi oleh Kepala Kementrian Agama Indramayu, Drs. H. Yayayat Hidayat, M.Ag, dalam sambutannya beliau sangat respon dengan diselenggarakannya kegiatan ini.

“Saya berharap kegiatan Dialog Peran dan Fungsi Pers ini tidak berhenti sampai disini, artinya dari seluruh jajaran Kemenag Indramayu belum tentu semuanya memahami peran dan fungsi pers dimaksud Apalagi UU 40 tahun 1999 atau Keterbukaan Informasi Publik (KIP) UU No. 14 tahun 2008,” papar Yayat. *  (ACP)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger