' Karakter Bangsa Terangkum Dalam Pancasila - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Karakter Bangsa Terangkum Dalam Pancasila

Karakter Bangsa Terangkum Dalam Pancasila

Written By dodi on Wednesday, August 29, 2012 | 8:00 AM

KAB GARUT (LJ) -Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkab Garut Asep Suparman,Sip,MSi mengatakan, Pancasila sebagai ideology Negara Falsafah Negara. Maka yang terpenting, seluruh rakyat Indonesia harus memahaminya.
  
“Rumusan Pancasila yakni lima sila itulah paling pas sebagai sebuah ideology negara,”ujarnya pada LINGKAR JABAR di ruang kerjanya kemarin. 
  
Asep mengaku,dirinya sangat gembira ketika MPR saat ini melakukan sosialisasi tentang empat pilar bernegara yakni Pancasila,NKRI,Bhineka Tunggal Ika dan UUD 45. 
  
Dia mengemukakan, jangan lupakan empat pilar lainnya, yakni lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Bendera Sangsaka Merah Putih, Sumpah Pemuda 1928 yakni, Bahasa Indonesia dan terakhir TNI dan Polri.
   
Menurutnya, Lagu Kebangsaan merupakan simbol kebangsaan sebuah negara. Begitu pula soal Merah Putih yang merupakan symbol Negara.  Indonesia  demikian Asep, bisa menjadi bangsa ini karena ada Bahasa Indonesia yang dihasilkan oleh Sumpah Pemuda. Pilar ke delapan yang tak kalah pentingnya TNI-POLRI ini. Pilar kedelapan ini merupakan pilar Ketahanan berbangsa dan bernegara.
   
“ Indonesia memiliki kekayaan materiil dan imateriil yang tak ternilai harganya. Kekayaan yang berwujud kondisi geografis yang strategis, sumber-sumber daya yang potensial, pluralitas kebudayaan yang harmonis serta kekuatan semangat dan jiwa yang mampu merangkum ke-Indonesia-an, dalam satu kesatuan wadah Negara Kesatuan Republik Indonesia,” paparnya.
 
Semangat dan jiwa ke Indonesia-an tersebut masih menurut Asep, para pendiri bangsa dengan keteguhan hati, di sertai cita-cita mulia untuk mewujudkan Indonesia masa depan, menggali dan menanamkan nilai-nilai luhur budaya bangsa sebagai karakter bangsa Indonesia ke dalam setiap aspek kehidupan bermasyarakat dan berbangsa. 
 
Karakter bangsa kata dia, terangkum dalam Pancasila menjadi sangat penting untuk terus dihayati, diamalkan dan dikembangkan.
Dalam implementasinya nilai-nilai Pancasila menjadi semakin kurang dipahami apalagi diamalkan sebagai landasan ideal dalam pembangunan nasional, nilai-nilainya semakin tergerus oleh semangat individualisme dan liberalisme karena pengaruh negatif globalisasi yang mengikis rasa nasionalisme.(BDN/JUL)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger