' Kapolri Bentuk Ratusan Brigadir Baru - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » , » Kapolri Bentuk Ratusan Brigadir Baru

Kapolri Bentuk Ratusan Brigadir Baru

Written By dodi on Thursday, August 2, 2012 | 8:00 AM

KOTA BANDUNG (LJ)- Sebanyak 284 calon anggota Polri (Polisi Republik Indonesia) yang akan dijadikan Brigadir untuk tahun 2012, mengikuti pendidikan selama tujuh bulan, bertempat di SPN (sekolah Polisi Negara) Cisarua, Rabu (1/08). pembentukan Brigadir itu, sebagai bentuk realisasi saat pelaksanaan Rapim Polri 2012 yang akan melakukan penambahan kekuatan ditahun sekarang dengan jumlah 10.000 personil.

Kapolri Jenderal Polisi, Drs. Timur Pradopo dalam sambutannya yang disampaikan Waka Polda Jabar, Brigjen Polisi Drs. Hengkie Kaluara mengatakan, pendidikan pembentukan Brigadir dan Tamtama ini dilaksanakan secara serentak diseluruh Pusdik (Pusat Pendidikan) Polri.

"Makanya, guna mewujudkan rasio kecukupan personil Polri yang semakin ideal, semua Pusdik mengadakan pendidikan seperti sekarang," katanya saat membuka resmi kegiatan tersebut kepada wartawan, kemarin.

selain itu, kata Kapolri, tujuan dari penambahan personil ini untuk menyiapkan kekuatan dan kemampuan dalam rangka menyongsong dinamika tugas kedepan, serta mempersiapkan postur Polri yang paripurna pada tahun 2014, yakni terwujudnya organisasi Polri yang semakin profesional dan mampu menghadapi tantangan tugas lebih berat serta kompleks seiring dengan kemajuan iptek dan perkembangan global.

Berbagai kemajuan tersebut, lanjut Timur Pradopo, di satu sisi memang telah membawa manfaat positif berupa kemudahan bagi masyarakat untuk memenuhi kebutuhannya, namun di sisi lain telah menimbulkan dampak negatif berupa meningkatnya intensitas permasalahan kamtibmas yang perlu segera diantisipasi.

Peningkatan masalah kamtibmas dapat dirasakan dengan semakin berkembangnya pola kejahatan berdimensi baru yang memiliki jaringan sangat luas, dengan memanfaatkan temuan teknologi modern untuk melakukan aksinya, seperti kejahatan transnasional, narkotika, pencucian uang dan lain sebagainya. Belum lagi berbagai kejahatan konvensional, konflik komunal, sengketa lahan serta peningkatan eforia demokrasi yang bermuara pada tuntutan kebebasan, serta tindakan lain yang menjurus ke arah tindakan anarkis destruktif, sebagaimana yang terjadi di berbagai tempat akhir - akhir ini adalah tantangan nyata yang sedang terjadi.

"Perlu kiranya kita segera menyiapkan langkah taktis dan strategis yang harus dilakukan oleh semua lini organisasi, utamanya lembaga pendidikan Polri, dalam tataran menyiapkan sumber daya Brigadir dan Tamtama Polri yang memiliki kecakapan kompetensi dan integritas moral yang baik untuk menghadapi tantangan tugas berat itu," paparnya.

Lebih lanjut, Kapolri menjelaskan,para Brigadir dan Tamtama Polri ini, nantinya akan memiliki peran penting sabagai tulang punggung dan etalase bagi pelaksanaan tugas Polri, yang akan selalu bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dengan demikian, citra dan reputasi Polri yang menentukan persepsi serta pandangan masyarakat terhadap institusi akan ditentukan oleh  perilaku, sikap, dan tampilan para brigadir dan tamtama dalam merespon setiap permasalahan yang dihadapi masyarakat.

Ia menambahkan, peningkatan kualitas para siswa yang diawali sejak dari proses pendidikan pembentukan, baik dalam kapasitas integritas moral maupun kemampuan intelektualnya, harus menjadi perhatian dan prioritas. Demikian juga upaya pembenahan untuk mewujudkan personel Polri yang profesional dan berkualitas, harus sudah dilakukan sejak masa pendidikan pembentukan di SPN secara simultan, sampai dengan pendidikan pengembangan lainnya oleh Lemdikpol sebagai induk satuan pendidikan di lingkungan Polri.

Kapolri mengakui, program pendidikan tersebut hanya akan dapat tercapai, apabila seluruh komponen pendidikan yang meliputi peserta didik, tenaga pendidik dan berbagai komponen pendidikan lainnya dapat membangun sinergi secara holistik, utuh dan berkesinambungan.

Kepada para Kapolda, Kapolri berharap agar dapat memberikan dukungan bagi penyelenggaraan program pendidikan pembentukan ini, karena proses pendidikan ini akan berpengaruh secara langsung terhadap keberhasilan tugas Polri ke depan. Kepada para Kapusdik, Ka SPN dan para tenaga pendidik, Kapolri menitipkan para siswa untuk dididik, dilatih serta diasuh dengan sebaik - baiknya, sehingga menjadi insan Bhayangkara yang mahir, terpuji dan patuh hukum.HER.
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger