' Kalbe Farma Target Raup Rp 13 Triliun di Semester II 2012 - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Kalbe Farma Target Raup Rp 13 Triliun di Semester II 2012

Kalbe Farma Target Raup Rp 13 Triliun di Semester II 2012

Written By dodi on Friday, August 10, 2012 | 8:00 AM

BOGOR - PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menargetkan pertumbuhan pada semester II-2012 sebesar 18-20 persen atau setara dengan Rp 13 triliun. Untuk memuluskan target tersebut, manajemen KLBF pun mengeluarkan beragam produk baru ke pasar bebas serta membuka cabang baru di sejumlah daerah.

"Kita mau pertumbuhannya tetap di atas pasar dengan menargetkan antara 18-20 persen. Kalau 20 persen berarti sebesar Rp 13 triliun," kata Direktur-Chief Marketing Officer KLBF Ongkie Tedjasurja dalam keterangan persnya usai peluncuran Kalbe Family Rewards Card di Jakarta, Rabu (8/8).

Menurut Ongkie, Kalbe terus mengeluarkan berbagai macam inovasi produk baru untuk mencapai pertumbuhan sebesar 20 persen. "Tahun ini akan dikeluarkan 15 produk baru.Pada Semester I sebanyak 7-8 produk baru dikeluarkan sedangkan sisanya keluar pada Semester II," kata Ongkie.

Selain inovasi produk, lanjut Ongkie, Kalbe juga akan membuka cabang baru di beberapa daerah serta berharap kepada seluruh karyawannya untuk menjadi orang yang memasarkan  "mulut lewat mulut". "Saya sendiri mempraktekan cara pemasaran seperti "mulut lewat mulut" dengan memberitahukan bagusnya manfaat jus delima yang merupakan salah satu produk Kalbe ke teman saya," ujar Ongkie.

Ongkie menambahkan, pada semester II tahun ini merupakan masa yang terbilang produktif bagi perusahaan untuk menggenjot ekspor. Paling tidak, target yang dipatok mencapai lima persen.  "Kemudian setelah tercapai, kami akan membidik target 10 persen untuk ekspor dari total penjualan," kata Ongkie.

Menurut Ongkie, selain negara-negara di kawasan Asia Tenggara seperti Filipina dan Vietnam, ada kawasan Eropa Timur yang bisa dijadikan sasaran pengembangan ekspor karena pasarnya mulai banyak menyerap produk-produk farmasi. "Kami sudah menjual obat kanker ke Ukraina," kata Ongkie.

Emiten berkode KLBF pada semester I-2012 mencatat angka penjualan mencapai Rp 6,243 triliun. Posisi ini meningkat 26 persen ketimbang periode sama setahun silam. Dari total penjualan tersebut, sekitar 96,3 persen diserap pasar dalam negeri, sedangkan sisanya diekspor. DOD
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger