' Jelang Lebaran, Puluhan Sopir Bus Baranangsiang Jalani Tes Urine - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Jelang Lebaran, Puluhan Sopir Bus Baranangsiang Jalani Tes Urine

Jelang Lebaran, Puluhan Sopir Bus Baranangsiang Jalani Tes Urine

Written By dodi on Wednesday, August 15, 2012 | 8:00 AM

BOGOR (LJ) - Guna menjamin keselamatan masyarakat yang akan mudik lebaran, sedikitnya puluhan sopir bus di Terminal Baranangsiang, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor, Jawa Barat, menjalani pemeriksaan darah dan urine, untuk mengetahui kandungan alkohol dan kemungkinan menggunakan narkoba.

Pemeriksaan dilakukan terhadap Sopir dipilih secara acak. "Prioritas pemeriksaan pada sopir bus besar, tetapi juga ada beberapa sopir bus dalam kota," kata Kepala Satuan Narkoba Kepolisian Resor Bogor Kota Ajun Komisaris, Heppy Hanafi, di Posko Mudik di Terminal Baranangsiang, Selasa, (14/5).

Menurut Heppy, sebanyak 50 sopir dipilih secara random. Setelah diambil contoh darahnya, mereka juga diminta menyerahkan urine. Keduanya akan diperiksa untuk mengetahui apakah sopir layak mengemudikan bus dan tidak berada di bawah pengaruh alkohol dan narkoba. "Kalau ternyata positif, akan kami usulkan agar dicabut izin mengemudinya dan tidak boleh mengendarai bus," tukasnya

Sebelumnya, Dinas lalu Lilntas Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor, melakukan pemerinksaan terhadap kelaikan jalan bus yang akan digunakan mudik lebaran. "Pemeriksaan secara menyeluruh satu per satu dilakukan pengecekan mulaiu dari rem hingga perlengkapan darurat," imbuhnya.

Sementara itu, Kepala DLLAJ Kota Bogor, Suharto yang di dampingi Kepala UPTD Terminal Baranang Siang, Empar Suparta, mengatakan, pemeriksaan dimaksudkan guna keselamatan awak bus dan penumpangnya. Pemeriksaan mulai dari rem, lampu, mesin kendaraan, ban, hingga perlengkapan gawat darurat. “Setiap bus yang lolos pemeriksaan ditempel stiker layak jalan," ujarnya.

Suharto menegaskan, jika ditemukan adanya pelanggaran, perusahaan bus akan diberikan sanksi, mulau sanksi administrasi berupa peneguran sampai pembekuan izin trayek.

Untuk mencegah terjadinya pelanggaran tarif, dia menjelaskan, DLLAJ akan menempatkan petugasnya di Terminal Baranangsiang, karena ketentuan tarif angkutan Lebaran telah diatur oleh pemerintah dengan tarif batas atas dan tarif batas bawah. ALI
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger