' Jadi Tempat Mesum, IMB Hotel P'arunk Transit Dicabut - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Jadi Tempat Mesum, IMB Hotel P'arunk Transit Dicabut

Jadi Tempat Mesum, IMB Hotel P'arunk Transit Dicabut

Written By dodi on Wednesday, August 15, 2012 | 8:00 AM

KAB.BOGOR (LJ) - Kontroversi keberadaan tempat hiburan malam (THM) berbau maksiat di Hotel P'arunk Transit, Desa Jabon Mekar, Kecamatan Parung-Kabupaten Bogor, yang selama ini dianggap meresahkan masyarakat setempat, dipastikan segera berakhir. Hal itu menyusul keputusan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor untuk mencabut Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sebagian bangunan hotel yang kerap dijadikan tempat mesum. Dengan demikian, nasib THM di P'arunk Transit sudah tamat alias tak akan beroperasi kembali.

Menurut Sekretaris Badan Perizinan Terpadu (BPT) Kab.Bogor, M. Rizal Hidayat, pencabutan IMB sebagian bangunan hotel yang difungsikan menjadi THM itu, sudah melalui tahapan sesuai peraturan dan ketentuan yang berlaku, yakni mulai dari surat peringatan penghentian operasional gedung THM, kemudian penyegelan sebagian bangunan yang dinilai melanggar aturan sejak satu bulan lalu dan terakhir dilakukan

"Surat keputusan (SK) pencabutan sebagian IMB Hotel Transit di Jabon Mekar sudah kami layangkan sejak tanggal 10 Agustus 2012 lalu kepada pihak hotel," jelas mantan Camat Parung ini kepada LINGKAR JABAR, kemarin. Dengan terbitnya keputusan mencabut IMB tersebut, kata Rizal lagi, maka manajemen hotel harus membongkar sendiri bangunan yang telah dicabut IMBnya.

Namun demikian, sampai saat ini pihak hotel belum menunjukkan itikad baiknya alias tidak merespons surat dari BPT yang meminta kepada pengelola hotel P'arunk Transit untuk membongkar sendiri bangunannya. "Seharusnya pihak hotel menertibkan sendiri bangunan itu, namun sampai saat ini masih tetap berdiri. Karena itu, Satpol PP akan melakukan eksekusi yakni membongkar sebagian bangunan Hotel Transit yang izinnya dicabut,” katanya.

Secara terpisah, Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bogor, Dace Supriadi mengaku siap melakukan eksekusi bangunan yang berada di areal hotel milik kerabat seorang pensiunan jendral TNI AD itu. "Apabila SK pencabutan IMB sudah dilayangkan oleh BPT dan pihak hotel belum juga membongkar sendiri, kami siap meratakan bangunan itu, tapi setelah Satpol PP menerima surat perintah eksekusi dari dinas terkait," tukasnya.

Terkait hal itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Bogor Wasto Sumarno memberikan apresiasi kepada Pemkab Bogor yang telah bersikap dan bertindak tegas terhadap lokasi THM P'arunk Transit. "Saya harus mengapresiasi keputusan Pemkab Bogor itu. Sebab hal itu sudah sesuai dengan rekomendasi dari Komisi A DPRD dan juga mengakomodir tuntutan masyarakat setempat yang sudah muak dengan praktik maksiat di hotel mewah itu," tegas Wasto.

Seperti diketahui, THM di P'arunk Transit dinilai telah melanggar peraturan daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2006 tentang Ketertiban Umum. Sebab selain tidak memiliki perizinan resmi, THM P'arunk Transit juga terang-terangan menjual minuman keras dan menyediakan wanita penghibur. "Selain alasan pelanggaran aturan, keputusan pencabutan IMB sebagian bangunan yang beralih fungsi menjadi THM juga akibat adanya pelanggaran susila sesuai dengan temuan DPRD dan masyarakat," pungkas Rizal. DED

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger