' Disdikpora Panggil Kepsek Se Purwakarta Untuk Antisipasi Tawuran - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Disdikpora Panggil Kepsek Se Purwakarta Untuk Antisipasi Tawuran

Disdikpora Panggil Kepsek Se Purwakarta Untuk Antisipasi Tawuran

Written By dodi on Thursday, August 9, 2012 | 8:00 AM

KAB.PURWAKARTA (LJ). – Untuk mengantisipasi dan mencari solusi atasi tawuran antar pelajar yang akhir-akhir ini masrak terjadi di Kabupaten Purwakarta, Dinas Pendidikan Pemuda dan olahraga (Disdikpora) memanggil para kepala sekolah terutama dari kalangan sekolah kejuruan (SMK) untuk bersama-sama membahas masalah tersebut.

“Para kepala sekolah dikumpulkan atas inisiatif dalam upaya menanggulangi tawuran antar pelajar yang kerap terjadi di Kabupaten Purwakarta,” terang DR Andrie Chaerul M.Si Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Purwakarta kepada LINGKAR JABAR diruang kerjanya, Rabu (8/8) berkaitan dengan antisipasi tawuran antar pelajar.

Dikatakan, penanggualangan rawuran antar pelajar secara maksimal mulai dilakukan setelah lebaran ini. Hal tersebut berdasarkan kesepakatan para kepala sekolah, pada saat pertemuan yang digelar di aula Disdikpora. Dari hasil kesepakan, ada empat uoaya yang akan dilaksanakan untuk menanggulangi tawuran di Purwakarta.

Upaya yang akan dilakukan, sambung dia, pertama yakni patroli gabungan oleh guru sekolah yang juga sempat dilakukan tahun sebelumnya. Guru dari perwakilan sekolah, akan dijadwal untuk melakukan tugas patroli di lokasi-lokasi yang sering dijadikan sebagai tempat tawuran antar pelajar di Kota Simping ini.

Antisipasi yang kedua, lanjut Andrie, jam masuk dan pulang masing-masing SMK akan dibedakan. Dengan demikian, kesempatan mereka bertemu dan berpapasan di jalan akan semakin kecil. Upaya yang ketiga, realisasi penyeragaman sekolah. Sehingga tidak akam ada lagi seragam khas dari masing-masing sekolah.

Dengan demikian, para siswa hanya akan mengenakan seragam putih dan abu-abu saja serta seragam Pramuka yang sudah dicanangkan namun sampai saat ini belum terealisasikan. Antisipasi yang keempat, setiap hari Sabtu akan dijadwalkan libur terutama bagi sekolah yang jadwal pelajarannya hanya satu shift yakni pagi hari.

Kecuali, papar Andrie, bagi sekolah yang masih melaksanakan dua shift pagi dan siang. Hari Sabtu mereka tetap melaksanakan kegiatan proses belajar mengajar, karena mereka terkendala keterbatasan ruangan. Dengan adanya upaya-upaya ini, diharapkan akan mampu minimal meminimalisir terjadinya tawuran antar pelajar di Kabupaten Purwakarta.YAS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger