' Bupati Intruksikan Pejabat OPD Bayar Zakat - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Bupati Intruksikan Pejabat OPD Bayar Zakat

Bupati Intruksikan Pejabat OPD Bayar Zakat

Written By dodi on Friday, August 3, 2012 | 8:00 AM

CIANJUR (LJ)-Bupati Cianjur, H. Tjetjep Muchtar Soleh mengintruksikan seluruh jajaran kepala dinas, badan, lembaga dan kantor, instansi organisasi perangkat daerah (OPD), para camat dan lainnya untuk melaksanakan kewajiban zakat tahun 1433 H/2012. Intruksi bupati ini mengacu pada surat dari Badan Amil Zakat Nasional (Baznas), Cianjur dan rapat dengan komisi Fatwa MUI Cianjur.

Menurut Tjetjep, khusus untuk pelaksanaan zakat fitrah yang ditetapkan dengan uang khususnya PNS,TNI, Polri, dilaksanakan melalui penghasilan yang diterima pada bulan Ramadhan. Ketentuannya harga per kulak (2,5 Kg) beras, atau Rp 20 ribu, Rp 25 ribu atau Rp 35 ribu. "Bagi yang mengkonsumsi beras lebih dari harga tersebut agar menyesuaikan dengan harga yang biasa dikonsumsinya," ujar dia.

Tjetjep mengatakan, zakat fitrah PNS,TNI,Polri dapat dibayarkan melalui unit pengumpul zakat (UPZ) OPD dibaleka masing-masing pada saat penerimaan gaji bulan Agustus. Sedangkan zakat fitrah masyarakat umum dibayarkan melalui pembantu unit pengumpul zakat di DKM, RT, RW, madrasah atau sekolah.

"Pembayarannya kalau dengan uang sesuai dengan nilai harga beras yang biasa dikonsumsinya," kata bupati seraya menambahkan, untuk zakat mal, nishab zakat (ketentuan batas minimal zakat), mal profesi, penghasilan, gaji yaitu senilai 91,92 gram emas murni, maka wajib mengeluarkan zakatnya sebesar 2,5 persen dan dibayarkan melalui UPZ,OPD dibaleka kecamatan atau ke Baznas baik satu kali setahun atau dapat dilaksanakan setiap penerima penghasilan gaji, honor, tunjangan dan lainnya.

Sementara mengenai infaq atau shadaqah, bagi TNI, Polri, PNS yang belum mencapai nishab, dianjurkan infaq bulanan melalui UPZ masing-masing. Yaitu untuk golongan 1 Rp 5 ribu satu bulan, golongan II, Rp 10 ribu per bulan, golongan III Rp 25 ribu per bulan. Sedangkan bagi masyarakat umum kaum muslimin ditetapkan infaq bulanan Rp 1,000, dan Rp 5OO, bagi siswa MI/SD, melalui UPZ desa, kecamatan atau madrasah, sekolah.

Sebelumnya, Kepala Baznas Kabupaten Cianjur, KH Abdul Kodir Rozy, mengatakan, potensi penerimaan zakat bersumber dari penerimaan zakat mal, zakat fitrah, dan penerimaan infaq atau shadaqah. "Target ini masuk di dalam program kerja Baznas Kabupaten Cianjur tahun 2012," kata KH. Abdul Kodir Rozy, kemarin.

Dijelaskanya, target penerimaan tersebut dimulai dari penerimaan zakat mal sebesar Rp 2.504.917.805,75 zakat fitrah Rp 8.237.964.625,OO penerimaan infaq atau shadaqah Rp 1.429.893.890,OO. "Kalau ditotal keselurhan jumlah target penerimaan hasil Zis mencapai Rp 12.172.776.320,75," jelasnya.

Diungkapkannya bahwa, untuk merealisasikan target, Baznas Kabupaten Cianjur telah melaksanakan penyuluhan atau penerangan melalui publikasi diantaranya melalui penyebaran brosur,spanduk,pamplet, kerjasama dengan para mubaligh, para pimpinan organisasi, lembaga da'wah, calon muzaki melalui mimbar jumat, dan pengajian-pengajian, serta lainnya.

Hasil dari dana Zis sendiri menurut ajengan yang akrab disapa ustad Koko itu, akan didayagunakan kembali dan didistribusikan ke masyarakat. Pendistribusiannya bisa melalui dana bantuan bea santri, bantuan produksi fakir miskin, dana da'wah Islamiyah melalui lembaga organisasi da'wah, bantuan pembangunan fisik, monumental keagamaan Islam, bantuan muallaf, ghorimin, ibnu sabil dan bencana alam serta lainnya. "Mudah-mudahan target tersebut dapat tercapai," tegasnya. (AGS)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger