' Bupati Garut Sangkal Pinjamkan Mobil Dinas ke Perempuan Misterius - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Bupati Garut Sangkal Pinjamkan Mobil Dinas ke Perempuan Misterius

Bupati Garut Sangkal Pinjamkan Mobil Dinas ke Perempuan Misterius

Written By dodi on Thursday, August 9, 2012 | 8:00 AM

GARUT - Bupati Garut Aceng HM Fikri menegaskan dirinya tak pernah meminjamkan mobil dinasnya yang mengalami tabrakan di ruas jalan tol Cipularang ke orang lain. Pernyataan ini sekaligus menepis rumor seputar adanya perempuan simpanan misterius yang mengalami kecelakaan lalu lintas ketika menggunakan mobil dinas bupati. Aceng sendiri menegaskan tak mau bertanggung jawab atas penggantian kerusakan mobil karena dirinya tak memakai mobil tersebut saat kecelakaan terjadi.

Penegasan itu disampaikan Aceng ke sejumlah wartawan usai Rapat Paripurna DPRD tentang Penetapan Perubahan APBD Garut 2012 di gedung DPRD setempat, Rabu (8/8/2012). Kasus skandal mobil dinas Bupati Garut mencuat saat dipertanyakan pimpinan dewan pada Selasa (7/8) lalu. Kendati menyatakan bila pemberitaan di sejumlah media massa seputar mobil dinas itu dinilainya tak seratus persen benar, Aceng mengakui peristiwa tersebut ada dan diklaimnya sebagai musibah.

"Saya tegaskan, saya tidak meminjamkan mobil itu ke pihak lain. Yang saya suruh itu sopir saya pribadi untuk mengantar dalam kepentingan rumah tangganya. Yaitu, mengantar dua sales interior ke Bandung," kilah sosok Bupati yang sepanjang menjabat berulangkali didera isu tak sedap dan kerap membuat kebijakan kontroversial itu.

Menurut Aceng lagi, kedua sales tersebut datang menawarkan produk penataan rumah ibunya. Dengan alasan hendak mengambil copy lay out design interior yang tersimpan di rumah sang sales di Bandung, Aceng pun menyuruh sopir mengantar sales ke Bandung dengan menggunakan mobil dinasnya, yakni Fortuner warna silver metalik dengan Nopol Z 1205 PN. "Menurut sopir saya, di tengah jalan, dia minta mencoba mengendarai kendaraan dengan alasan masih punya SIM. Akhirnya mobil dipinjam dan dipakai sales bernama Puti," ujarnya.

Dia juga menegaskan sopir yang dimaksudnya bukan sopir resmi Pemkab melain sopir pribadinya untuk kepentingan ke luar daerah. "Saya sudah nyatakan kepada yang bawa mobil, harus dapat menyelesaikan masalah dengan pemilik mobil yang kena tabrakan. Saya tegaskan, biaya perbaikan ditanggung dia sendiri. Kalau misalnya saya bertanggung jawab, itu salah. Yang pakai (mobil), yang harus tanggung jawab," katanya.

Menariknya, dalam surat keterangan dari Korps Lalu Lintas Polri Denwal Patroli Jalan Raya Induk Cipularang Korps bernomor Sket/01/IV/2012/induk Cipularang dengan cap dan ditandatangani atas nama KA Induk PJR Cipularang Panit I AKP Dasril Chaniago SH, tentang kecelakaan beruntun melibatkan mobil dinas Bupati Garut di Jalan Tol Cipularang KM 100.400 8 itu tak disebut-sebut adanya orang lain di mobil dinas Bupati selain Puti Harissa Pratidhina, warga Jalan Suka Mulya Indah No I-II RT 05 RW 04 Kelurahan Sukagalih Kecamatan Sukajadi Bandung. BDN
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger