' Banyak Pedagangan Tidak Indahkan SE Bupati - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Banyak Pedagangan Tidak Indahkan SE Bupati

Banyak Pedagangan Tidak Indahkan SE Bupati

Written By dodi on Wednesday, August 8, 2012 | 8:00 AM

KAB.PURWAKARTA (LJ).- Kendati Bupati Purwakarta H Dedi Mulyadi SH telah mengeluarkan surat edaran nomor 451.13/1542/Kesra/2012 terkait dengan beberapa larangan, namun puluhan warung makan tetap buka disiang hari. Hal itu terjadi, karena karena tidak ada sanksi yang membuat jera para pedagang yang tidak mengindahkan surat edaran tersebut.

“Seharusnya surat edaran juga dibarengi dengan sanksi bagi mereka yang tidak mengindahkannya. Selain itu, tim yang melakukan penertiban juga seharusnya bertindak agar mereka merasa jera dan tidak berani berjualan siang hari kecuali menjelang buka puasa,” kata Ustadz Sachrawi tokoh agama Purwakarta kepada LINGKAR JABAR, Selasa (7/8).

Dikatakan, untuk menertibkan para pedagang yang berjualan sebelum pukul 17.00 WIB, Pemkab Purwakarta membentuk tim gabungan yang terdiri dari beberapa dinas instansi dan elemen masyarakat. Namun kinerja tim gabungan saat melakukan penertiban, dinilai tidak efektif dan hanya sekedar menggugurkan kewajiban saja.

Seperti halnya penertiban yang dilakukan di sejumlah titik di Purwakarta, sambung Sachrawi, sejak penertiban awal dan Senin kemarin tidak membuahkan hasil yang maksimal. Bahkan semakin banyak para pedagang makanan yang melakukan aktifitasnya disiang hari. Mereka beralasan, pemerintah tidak bisa menanggung biaya keluargannya untuk lebaran ini.

Operasi yang dilakukan tim gabungan pada Senin (6/8) kemarin di stasiun KA Purwakarta justru lebih mengejutkan, petugas tidak saja mendapati lapak yang menjual makanan tapi juga minuman keras yang kemuudian disita oleh pihak kepolisian. Namun yang sangat disayangkan, tidak ada sanksi tapi hanya dilakukan pembinaan dan peringatan terhadap pedagangnya.

Masyarakat berharap, tim gabungan tidak hanya menjalankan tugasnya sebatas menggugurkan kewajiban, tapi juga bisa membuahkan hasil yang bisa menjadi indikator keberadaan tim yang dibiayai oleh APBD tersebut.” Tim dibiayai oleh APBD yang notabene adalah anggaran dari masyarakat. Karenanya kinerja tim harus lebih maksimal,” imbuhnya.

Sementara secara terpisah Drs H Diaudin M.Si Sekretaris Tim Gabungan kepada LINGKAR JABAR menyatakan, tim gabungan telah melaksanakan tugasnya dengan maksimal. Bahkan dua dari tiga agenda penertiban telah dilaksanakan. “Kami tinggal melaksanakan satu kali lagi penertiban yang akan dilaksanakan pekan ini,” katanya.YAS 
          
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger