' Angkat Besi, Cabang Olahraga Harapan Baru Indonesia - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Angkat Besi, Cabang Olahraga Harapan Baru Indonesia

Angkat Besi, Cabang Olahraga Harapan Baru Indonesia

Written By dodi on Wednesday, August 8, 2012 | 8:00 AM

BOGOR - Cabang olahraga angkat besi mencatat sukses maksimal dengan mempersembahkan dua medali untuk Indonesia di Olimpiade 2012. Dengan prestasi tersebut, banyak pihak meyakini empat tahun mendatang, prestasi lebih bagus sudah ditargetkan untuk dicapai dalam Olimpiade 2016 di Rio de Janeiro, Brasil. Untuk itu, PB PABBSI diimbau untuk dapat menggelar persiapan lebih dini sehingga lifter yang diterjunkan nanti mampu merebut emas.

Capaian terbaik telah dibukukan oleh dua atlet dari cabang angkat besi yaitu, Eko Yuli Irawan dan Triyatno. Kalau Eko Yuli berhasil meraih medali perunggu, Triyatno sukses menyabet medali perak. Meski tak dapat emas ini tetap merupakan prestasi membanggakan, terlebih cuma dua medali itulah yang didulang 'Merah Putih'.

Atas capaian tersebut, Ketua Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI) Komjen Adang Darajatun jelas gembira. Namun, ia tak ingin larut dalam euforia dan langsung fokus ke Olimpiade 2016. "Harapan saya dan fokus saya saat ini adalah Olimpiade 2016. Walaupun masih lama justru persiapan harus dilakukan dari sekarang karena saya ingin ada peningkatan prestasi," paparnya kepada wartawan, kemarin.

Sebelum Olimpiade 2016 sendiri, ada tiga even lebih dekat yang sudah menanti. Pertama Islamic Solidarity Games Indonesia pada 2013, SEA Games Myanmar di tahun yang sama, dan kemudian Asian Games Korea Selatan 2014. PB PABBSI pun sudah mencanangkan target medali emas di ketiga ajang tersebut.

Sementara itu, menyambut prestasi cabor angkat besi di Olimpiade 2012, PT Kereta Api Indonesia (PT KAI) memberikan bonus kepada dua atlet peraih medali perak dan perunggu, Triyatno dan Eko Yuli Irawan. Angkat besi menjadi satu-satunya cabang yang menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia di Olimpiade 2012. Eko Yuli Irawan meraih medali perunggu, sementara Triyatno menyabet medali perak.

Atas prestasi yang diraih oleh dua atlet dari cabang angkat besi tersebut, PT. KAI selaku Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang menjadi bapak angkat dari Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI) pun menggelontorkan bonus total Rp 1,5 miliar. Triyatno si peraih medali perak mendapatkan hadiah Rp 500 juta dan Eko Yuli Irawan peraih medali perunggu diganjar Rp 250 juta.

Sementara Pelatih kedua atlet itu kebagian Rp 250 juta sementara PB PABBSI mendapat Rp 500 juta. Penyerahan bonus itu dilakukan oleh Menteri BUMN Dahlan Iskan dan Direktur Utama PT KAI Ignasius Jonan. "Ini merupakan suatu kebanggaan sebagai obat untuk indonesia atas prestasinya. Saya ucapkan selamat," ujar Menteri BUMN Dahlan Iskan di Stasiun Kereta Api Gambir, Jakarta Selasa (7/8/2012).

Sementara itu, ketua PB PABBSI Adang Darajatun mengaku sangat bahagia atas penghargaan itu. Bonus tersebut nantinya akan digunakan untuk membiayai pembinaan atlet-atlet angkat besi. "Menurut saya ini di luar dugaan. Hadiah yang sangat besar sekali. Saya terharu. Selama ini kami hanya dilihat sebelah mata saja. Uang tersebut akan saya pergunakan untuk pembinaan. Akan saya beri kepada klub-klub yang menata atlet-atlet ini," tukas mantan Wakil Kepala Polri ini. COK
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger