' 876 Bus Siap Mengangkut Pemudik dari Bogor - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » » 876 Bus Siap Mengangkut Pemudik dari Bogor

876 Bus Siap Mengangkut Pemudik dari Bogor

Written By dodi on Monday, August 6, 2012 | 8:00 AM

BOGOR (LJ) - Sebanyak 876 angkutan umum (bus regular) siap mengangkut para pemudik dari Bogor ke berbagai Kota di seluruh Indonesia. 876 bus tersebut meliputi pemberangkatan dari Terminal Baranangsiang dan melalui Poll atau agen angkutan AKAP (Antar Kota dan Provinsi).

Kepala Dinas Lalu–lintas dan Angkutan Jalan (DLLAJ) Kota Bogor, Suharto, yang di dampingi Kepala UPTD Terminal Baranang Siang, Empar Suparta, menjelaskan, pemberangkatan bus dari Terminal Barangsiang Bogor meliputi AKAP bus besar sebanyak 241 kendaraan atau total 12.532 kursi yang tersedia. Untuk bus sedang sebanyak 146 kendaraan atau tersedia 3.504 tempat duduk.

Untuk AKDP (Angkutan Kota Dalam Provinsi) untuk bus besar sebanyak 110 kendaraan total 5.720 kursi, bus sedang 152 total 3.648 kursi dan bus kecil sebanyak 145 dengan total 1.740 kursi. "Sedangkan uuntuk pemberangkatan dari pool jenis bus besar total kendaraan 82 unit dengan 4.264 kursi," kata Suharto, kepada LINGKAR JABAR, kemarin.

Lanjut Suharto mengatakan, 876 bus yang disiapkan cukup untuk melayani perkiraan permintaan jumlah penumpang selama 16 hari penyelenggaraan angkutan lebaran dengan jumlah pemudik diperkirakan mencapai 218.659 orang atau rata-rata 13.666 orang per hari. “Penyelenggaraan angkutan lebaran 2012/1433 hijriah akan dilaksanakan selama 16 hari dimulai 12 Agustus atau H-7 sampai 27 Agustus atau H+7,“ jelasnya.

Suharto memperkirakan jumlah penumpang lebaran lebaran kali mengalami penurunan 2,88 persen. Puncak arus mudik diperkirakan akan terjadi pada 16-17 Agustus atau H-3 dan H-2. Sedangkan puncak arus balik pada 24-25 Agustus 2012 atau H+4 dan H+5.

Menurut Suharto, prakiran penurunan jumlah penumpang disebabkan beberapa faktor antara lain karena arus mudik yang terpecah karena rentang waktu penyelenggaraan antara hari raya dengan libur sekolah (kurang lebih 2 bulan sebelum lebaran) dan natal tahun baru (4 bulan setelah lebaran).

Selain itu, lanjutnya, disebabkan oleh banyaknya moda transportasi alternatif yang digunakan pemudik seperti kendaraan pribadi dan sepeda motor  mobil rental, dan penyediaan angkutan mudik bareng oleh sejumlah perusahaan.

Menurut Suharto, pihaknya berkerjasama dengan Polres Bogor Kota dan unsur lainnya menyiapkan pos pengamanan. Dalam menghadapi lebaran DLLAJ telah menetapkan progman meliputi pembangunan posko, kesiapan personel, kesiapan armada, antisipasi kemacetan lalu lintas, peningkatan keselamatan lalu lintas, antisipasi pelanggaran tarif dan kesiapan aspek pendukung lainnya.

Dijelaskan, ada empat posko DLLAJ yang disiapkan yaitu posko induk di Terminal Baranangsiang, posko monitoring prasarana lalu lintas dan APILL (ATCS dan CCTV). “Posko pendataan dan pemantauan arus lokasinya di Jalan Raya Tajur dan Pos Penjagaan dan pengaturan ruas jalan rawan macet di lokasi rawan kemacetan," urainya.

Mengenai antisipasi pelanggaran tarif, Suharto menambahkan, bahwa pihaknya telah menyiapkan beberapa langkah di antaranya menerbitkan surat edaran dan panflet terkait tarif batas atas dan batas bawah. Kontrol langsung terminal, agen-agen penjualan tiket dan pol, serta penerimaan pengaduan dari pengguna jasa. ALI
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger