' 500 Proyek Disbimasda Kota Bogor Diduga Bermasalah - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » 500 Proyek Disbimasda Kota Bogor Diduga Bermasalah

500 Proyek Disbimasda Kota Bogor Diduga Bermasalah

Written By dodi on Thursday, August 30, 2012 | 8:00 AM

BOGOR (LJ) – Kinerja Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (Disbimasda) Kota Bogor, yang berlokasi di Jalan Raya Pemuda No 30A Kecamatan Tanah Sareal, terindikasi tidak memperlihatkan kinerja yang “membaik” saat proses lelang maupun pelaksanaan proyek oleh kontraktor pemenang tender.Akibatnya sebanyak 500 proyek APBD 2011 diduga bermasalah.

Ketua LSM Jangkar Pakuan Padjajaran, Saleh Nurangga mengatakan, masalah itu telah terjadi sejak awal dimulainya proses lelang, yakni persyaratan administrasi yang tidak memenuhi syarat. Misalnya tentang akurasi surat-surat keterangan yang dipersyaratkan dalam ke ikut sertaanya dalam lelang sudah menjadi monipoli (permainan-red) antar pemborong dan petugas Disbimasda Kota Bogor.

Bahkan, lanjut dia, saat ditetapkan pemenangnya, juga kriteria nilai atau point untuk menetapkan rangking pemenang, masih mengacu hanya pada penawaran terandah. Sehingga, perusahaan yang profesional dan memiliki kemampuan untuk mengerjakan proyek, bisa dikalahkan oleh perusahaan yang dinilai hanya penawaran lebih rendah.

“Padahal perusahaan yang nilai tawarannya tidak signifikan, kalau dihitung secara ratio bisa mampu mengerjakan proyek itu lebih berkualitas baik secara mutu maupun hari kerjanya yang lebih efisien,” kata, Saleh, kepada LINGKAR JABAR, Rabu, (29/8) di ruang kerjanya.

Dijelaskannya, ketika kontraktor pemenang itu, merealisasikan pekerjaannya, ternyata tidak sesuai dengan kontrak kerjanya dan spesifikasi pekerjaan yang diharapkan. Banyak pekerjaan yang kualitasnya tidak memenuhi standar kualitas yang diharapkan.

Lanjut Soleh mengatakan, ratusan proyek bermasalah itu, adalah hasil investigasi dan penelitian lembaganya. Namun secara rinci berapa nilai kontrak yang terjadi dalam ratusan proyek bermasalah tersebut, ketua LSM ini belum menyampaikannya secara rinci.

Sementara itu, salah seorang Ketua Kontraktor di Kota Bogor, Ade Mashudi, mengimbau Kepala Dinas Bimasda Kota Bogor untuk memperbaiki kinerja ini menuju kemajuan yang lebih baik, kendati masalah tersebut sudah terjadi sejak sepuluh tahun lalu. “Minimal upaya perbaikan itu, Kepala Dinas berani untuk memberikan sanksi dengan memberikan status ‘blacklist’ bagi kontraktor yang dalam tanda kutif nakal,” ucapnya.

Hal senada juga dikemukakan salah seorang kontraktor lokal yang telah ikut sejak Kota Bogor ini dilahirkan sebagai Kota Jasa yakni Wahyudin. “Saya sangat prihatin dengan kinerja buruk dinas bimasda yang tidak memperhatikan hasil evaluasi kinerja kontraktor yang semakin tahun semakin banyak jumlahnya,” ujarnya. ALI
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger