' Warga Kapetakan Cirebon Kesulitan Air - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Warga Kapetakan Cirebon Kesulitan Air

Warga Kapetakan Cirebon Kesulitan Air

Written By dodi on Friday, July 20, 2012 | 4:06 PM

CIREBON (LJ) - Akibat panjangnya musim kemarau diwilayah Cirebon, Jawa Barat, sangat menyulitkan warga setempat. Pasalnya, air sangat dibutuhkan oleh masyarakat luas untuk kepentingan sehari-hari. Dari pantauan LINGKAR JABAR, dilokasi Desa Bungko Lor Kecamatan Kapetakan, Kabupaten Cirebon, sedikitnya ratusan warga berbondong-bondong antre untuk berebut air bersih, yang disalurkan oleh  perusahaan milik daerah Kabupaten Cirebon.

"Di Desa Bungko Lor, hampir dua bulan, ke marau telah merampas air milik warga. Dengan mendapat pasokan air, dari perusahaan milik daerah, banyak warga yang mengerumuti untuk ikut berebut mendapatkan air, untuk kebutuhan sehari-hari," kata Andi, warga Bungko Lor, ketika ditemui LINGKAR JABAR, Kamis (19/7) sambil menenteng air, dari hasil antrian yang telah dilakukannya tersebut.

Andi menjelaskan, banyak warga yang membawa jerigen dan berbagai alat penampung. Saat truk tanki datang, warga langsung berebut, mengantri untuk mendapatkan air. "Bantuan air tersebut, hanya cukup untuk kebutuhan minum dan memasak. Sementara untuk mandi dan mencuci, menggunakan air sumur yang asin. Untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari, saya masih harus membeli air. sehari saya bisa membeli tiga hingga lima jerigen air, satu jerigen harganya Rp 2000 sampai Rp 2500 ribu rupiah," ucapnya.

Penyalurana air dengan truk tanki tersebut dilakukan menyusul ketiadaan sumber air baku di Water Treatment Plan (WTP) atau instalasi pengelolaan air Kumpulkuista di Kecamatan Kapetakan. Akibatnya lebih dari 5000 pelanggan PDAM di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Kapetakan, Suranenggala dan Gunungjati tidak lagi bisa mendapat pasokan air bersih dari WTP ini.

Untuk mengantisipasi krisis air bersih di ketiga kecamatan tersebut, PDAM Kabupaten Cirebon menyalurkaan air bersih menggunakan mobil tangki. "Sehari kami rata-rata mengirim antara 22-24 tangki,” kata Direktur Utama PDAM Kabupaten Cirebon, Nasija.

Dia mengatakan, saat ini permintaan pengiriman air bersih terus meningkat, terutama di wilayah Kapetakan. Untuk desa Bungko Lor, dikirim sedikitnya empat tanki air. "Kami sebagai perusahaan milik daerah siap melayani keinginan warga, yang sangat membutuhkan air bersih untuk sehari-hari," pungkasnya. HER/WAS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger