' Warga Kaliwedi Mulai Kesulitan Air Bersih - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » , » Warga Kaliwedi Mulai Kesulitan Air Bersih

Warga Kaliwedi Mulai Kesulitan Air Bersih

Written By dodi on Wednesday, July 11, 2012 | 4:00 PM

KAB.CIREBON (LJ) - Warga Desa Guwa Kidul Kecamatan Kaliwedi Kabupaten Cirebon mulai kesulitan mendapatkan air bersih. Bahkan ribuan hektar tanaman padi daerah ini tidak mendapat pasokan air yang cukup dan terancam puso.
    "Hujan yang tidak turun selama beberapa bulan ini membuat sumur kami kering," tutur Yeti, warga Desa Guwa Kidul Kecamatan Kaliwedi Kabupaten Cirebon, Kemarin.
    Untuk mencukupi kebutuhan air sehari-hari, dia terpaksa harus membeli karena air yang ada sudah tidak layak dikonsumsi. "Untuk kebutuhan minum, masak, mandi, dan mencuci terpaksa saya harus beli. Harga per jerigennya Rp2000," kata dia.
    Kekeringan, kata dia, terjadi setiap tahun dan cukup menyusahkan warga. Mereka harus mencari sumber-sumber mata air hanya untuk mendapatkan seember air. Bahkan, mereka terpaksa harus mengantri untuk mendapatkan air di sumur warga lain yang masih ada sumber airnya.
    "Setiap tahun kondisinya selalu begini. Musim kemarau membuat saluran irigasi kering, sementara jaringan PDAM di sini juga nggak ada," ujar dia.
    Biasanya, setiap musim kemarau desanya selalu mendapat bantuan air bersih dari Pemerintah Kabupaten Cirebon yang disalurkan melalui PDAM. Tetapi kali ini bantan tersebut belum ada.
    Kekeringan juga dirasakan, Zaenudin, warga Kaliwedi lainnya. Kemarau membuat sumur di rumahnya kering. Untuk mencukupi kebutuhan air sehari-hari terpaksa dia harus membeli air untuk mengisi sumurnya tersebut. "Untuk mengisi sumur saya harus mengeluarkan dana ebesar Rp90.000. Air tersebut bisa dipakai buat kebutuhan selama sekitar dua minggu. Itu pun hanya untuk kebutuhan mandi dan mencuci," ujarnya.
    Dia menjelaskan, banyak warga di daerah tersebut yang terpaksa mengisi sumur mereka akibat ketiadaan sumber air. Pengisian sumur dilakukan menggunakan truk bak terbuka yang dilapisi terpal. "Air tersebut diambil dari sumber air di Desa Slendra,"kata zaenudin.
    Sementara itu, Kepala Desa (kades) Guwa Kidul, Ade Firdaus meminta Pemkab Cirebon segera turun tangan untuk mengatasi persoalan krisis air di desanya tersebut. GYO/HEN (C.12)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger