' Wagub Jabar Dede Yusuf Naik Angkot ke BIP - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » , » Wagub Jabar Dede Yusuf Naik Angkot ke BIP

Wagub Jabar Dede Yusuf Naik Angkot ke BIP

Written By dodi on Thursday, July 12, 2012 | 8:00 AM

BANDUNG (LJ)- Wakil Gubernur Jawa Barat Dede Yusuf membuat kehebohan dengan meninggalkan acara protokler ketika menghadari lounching Film “Kita Bisa”  yang diputar di Bioskop Cinema 21 BIP, Jalan Merdeka Kota Bandung. Orang nomor dua di Jabar itu membuat petugas keamanan sibuk karena Dede Yusuf ternyata datang tanpa pengawal dan menaiki angkutan kota (angkot).
       Berangkat dari rumah dinasnya di Jalan Ir H Juanda 148, Dede Yusuf didampingi Kabid Pengendalian Operasi Badan Narkotika Provinsi (BNP) Jabar Muhammad Nizar, menumpang angkot jurusan Kelapa-Dago nopol D 1963 BQ yang dikemudikan Mansidin.
       Dede Yusuf mengaku ingin merasakan kenyamanan naik angkot. Dia mengaku sudah lama tidak pernah naik angkutan umum itu. "Sudah lama tidak naik angkot. Saya bisa memperhatikan kebutuhan masyarakat terhadap angkot sangat sederhana yaitu nyaman, tepat waktu, dan leluasa," tuturnya.
       Ketua Umum Badan Narkotika Provinsi (BNP) Jawa Barat H. Dede Yusuf   yang juga Wakil Gubernur Jabar sengaja menggunakan angkotan  selama dalam perjalanan berbincang-bincang dengan penumpang umum,  tentang kondisi jalan di kota Bandung dan fasilitas publik dianggap masih kurang, seperti  rambu-rambu lalu lintas, dan tentang kemacetan.
       Dede menuturkan kepada wartawan, kenapa naik angkot ?, karena suasana jalannya tidak begitu macet. "Selain itu saya juga ingin merasakan bagaimana naik angkot," jelasnya. 
    Dia juga menjelaskan, kedepannya alat angkutan umum/ moda perlu diperbahurui dan dikembangkan lebih lanjut lagi dengan armada yang lebih besar."Saya dapat memahami sedikit tentang rasanya pakai angkot, sementara kalau saya pakai kendaraan dinas selalu dikawal, sehingga tidak pernah merasakan macetnya perjalanan," ujarnya.
       Menurut mantan aktor ini kedepan kita mendukung Pemkot Bandung  dalam  memberikan kebijakan tersendiri tentang transportasi yang lebih layak dengan muatan yang lebih banyak namun tidak berdesak-desakan.  "Tapi perlu pula dipikirkan,  nasib sopir angkot seandainya mereka tidak lagi narik angkot. mau dikemanakan mereka ( sopir angkot-red)," ujar Dede.(FER)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger