' Tolak Pakai Kondom, Penjaja Seksual Rentan Tertular HIV/AIDS - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Tolak Pakai Kondom, Penjaja Seksual Rentan Tertular HIV/AIDS

Tolak Pakai Kondom, Penjaja Seksual Rentan Tertular HIV/AIDS

Written By dodi on Friday, July 20, 2012 | 1:52 PM

BOGOR - Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) menilai pemakaian kondom di kelompok berisiko tertular HIV, yakni pekerja seks komersil cenderung menurun setiap tahunnya. Selain alasan pelanggan tidak mau memakai kondom, kebanyakan wanita PSK malas menggunakan kondom perempuan karena alasan sulit memakainya. Untuk itu, dibutuhkan edukasi lebih mendalam, agar tumbuh kesadaran kritis dari orang yang berisiko tersebut untuk melindungi dirinya.

"Mengubah perilaku memang tidak mudah kalau seseorang tak punya kesadaran kritis akan kesehatan dirinya. Makanya, kalau mereka memakai kondom hanya karena disuruh mucikarinya pasti sifatnya sementara," kata Santi Sardy, aktivis Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) DKI Jakarta, dalam acara media edukasi Program Pencegahan HIV Melalui Transmisi Seksual (PMTS) yang diadakan Komisi Penanggulangan AIDS, baru-baru ini.

Upaya perubahan perilaku pada populasi kunci, yakni PSK, gay, waria, dan juga pelanggan PSK, menjadi salah satu program PMTS Komisi Penanggulangan AIDS yang dilakukan oleh PKBI. Selain melakukan pendekatan kepada para pemilik tempat hiburan, para edukator juga melakukan pembagian media kit dan pendekatan kepada kelompok berisiko untuk memastikan mereka memahami risiko dari hubungan seks yang tidak aman.

Kendala yang sering dihadapi para penjangkau atau edukator antara lain kurangnya peran serta para pemangku kepentingan dan hambatan birokrasi di lokasi tempat hiburan. "Saat ini kami memiliki strategi baru community organizing yang akan terjun ke komunitas masyarakat untuk menjangkau ibu rumah tangga dan pria pelanggan PSK," kata Santi.

Tren peningkatan kasus HIV di kalangan ibu rumah tangga sampai 50 persen dibanding tahun 2010 diakui Santi karena ibu rumah tangga sebagai kelompok berisiko rendah tidak menjadi fokus penjangkauan pencegahan HIV. "Selama ini fokusnya wanita PSK di populasi kunci sehingga lupa pada wanita di luar kelompok itu yang rentan tertular HIV dari suami atau pasangan yang jadi pelanggan," paparnya. CPS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger