' Tips Ilmiah Mengatasi 9 Penyebab Gampang Lelah (2) - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Tips Ilmiah Mengatasi 9 Penyebab Gampang Lelah (2)

Tips Ilmiah Mengatasi 9 Penyebab Gampang Lelah (2)

Written By dodi on Tuesday, July 3, 2012 | 4:01 PM

6. Kekurangan Zat Besi. Pada siklus biologis kaum wanita, seperti menstruasi setiap bulan, atau sedang hamil dan menyusui, menyebabkan wanita rentan mengalami anemia. Penyakit ini disebabkan oleh kekurangan zat besi, dengan gejala seperti cepat capek, lemas, pucat dan jantung berdetak cepat. Tubuh perlu cukup zat besi untuk memproduksi sel darah merah yang akan membawa oksigen ke seluruh tubuh. Tanpa zat besi, anda akan terus-menerus merasa letih. Tips: Jika mengalami gejala seperti disebut di atas, Anda dianjurkan melakukan diet seimbang, baik dari segi protein, karbohidrat, lemak, vitamin, dan mineral. Jika Anda seorang vegetarian, penuhi kebutuhan zat besi dari kacang-kacangan, kedelai dsb.

7. Gangguan Kelenjar Tiroid. Fungsi kelenjar tiroid adalah memproduksi hormone tiroksin yang mengontrol metabolism dan sistem energi. Jika produksi hormone tiroid terlalu rendah, Anda akan terserang keletihan. Gangguan hormone tiroid juga bisa menyebabkan bertambahnya berat badan , kulit dan rambut jadi kering, bahkan kejiwaan juga bisa terganggu sehingga menimbulkan depresi. Tips: Konsultasikan kepada dokter untuk menjalani tes kelenjar tiroid. Perbanyak makan ikan, buah-buahan, sayuran dan rumput laut. Dan, yang sangat penting, hindari alcohol dan rokok.

8. Gangguan Ginjal. Gejala umum terjadinya gangguan ginjal adalah nyeri pinggang yang hebat, kerap mengalami demam, dan sering buang air kecil. Penyakit ginjal dapat disebabkan oleh infeksi, atau akibat adanya batu ginjal yang bisa menimbulkan nyeri jika batu berpindah posisi. Namun, kadangkala nyeri pinggang tidak lagi terjadi ketika gangguan sudah kronis. Yang muncul justru gejala anemia. Anemia adalah kondisi di mana kadar haemoglobin (Hb) dalam darah menurun. Padahal, Hb bertugas mengangkut oksigen yang diperlukan untuk metabolism tubuh. Jika pasokan oksigen berkurang, otomatis pembantukan energi untuk tubuh juga terganggu. Hasilnya Anda sering terserang rasa letih dan lesu. Tips: Jika mengalami gejala-gajala di atas, segera berkonsultasi ke dokter untuk menjalani tes fungsi ginjal. Kalau memungkinkan, lakukan general checkup tiap 6 bulan sekali. Namun untuk pencegahan, wajibkan diri minum 2 liter air putih (sekitar 8 gelas) setiap hari. Selain menghindari rokok dan alkojol, perhatikan juga kebiasaan minum vitamin dan obat-obatan yang tidak larut dalam air, dan dikonsumsi dalam jangka waktu lama. Sebab, lama kelamaan jenis vitamin tersebut akan mengendap di tubuh, salah satunya di ginjal. Sebaiknya, sebelum mengonsumsi vitamin atau suplemen yang tidak larut dalam air, konsultasikan terlebih dulu kepada dokter.

9. Depresi. Banyak wanita mengelu sering letih. Namun setelah dites, ternyata mereka tidak kekurangan nutrisi atau punya penyaki tertentu. Setelah diperiksa lebih lanjut, akhirnya terdiagnosis mengalami depresi. Jika Anda kekurangan motivasi, tidak punya gairah bercinta, dan berat badan naik turun secara fluktuatif, bisa jadi ini gejala-gejala depresi yang perlu diwaspadai. Tips: Ketika Anda mengalami stres, energi yang dibakar setara dengan orang yang bekerja berat atau sedang menjalani ujian. Itu sebabnya, orang yang depresi sering merasa lelah. Ada anggapan, aktifitas fisik yang berat menguras banyak energi. Padahal, pikiran pun bisa memakan energi yang tak kalah besar. Karena itu, depresi harus segera ditangani. Mulailah untuk selalu berpikir posifit, agar tidak mudah sres. Untuk menangani stress, Anda juga bisa membaca artikel tipsanda.com : Tips Mengatasi Stres Kurang Dari 10 Menit.Tapi, jika Anda sudah tidak sanggup menangani sendiri, segeralah berkonsultasi kepada psikiater.
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger