' Tim Jokowi-Ahok Intai Pemilihan Siluman dari Perbatasan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Tim Jokowi-Ahok Intai Pemilihan Siluman dari Perbatasan

Tim Jokowi-Ahok Intai Pemilihan Siluman dari Perbatasan

Written By dodi on Wednesday, July 4, 2012 | 8:00 AM

KOTA BEKASI (LJ) - Tim sukses pasangan Jokowi-Ahok, masih menemukan ada 400 ribu lebih pemilih fiktif dan ganda yang terdata dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada DKI Jakarta. Terkait masih tingginya angka tersebut, tim sukses Jokowi-Ahok menggandeng kaum buruh di wilayah perbatasan untuk mengantisipasi mobilisasi massa yang datang dari kawasan penyangga ibukota.

“Bagi kami Jabodetabek (Jakarta Bogor Depok Tangerang Bekasi) itu sudah menjadi satu. Untuk antisipasi pengerahan massa terutama dari Jawa Barat, kami sudah meminta bantuan dari teman-teman yang ada di daerah penyangga,” ujar Riano Oscha, tim sukses Jokowi-Ahok bidang pengamanan suara, di Bekasi, Selasa (3/7).

Riano mengungkapkan, sebelum ada penyisiran oleh tim sukses masing-masing pasangan, angka DPT ganda dan fiktif bahkan mencapai 2 juta. Setelah penyisiran tersebut, KPU DKI kemudian terus melakukan pengurangan. “Tapi tetap saja angkanya masih tinggi. Dan KPU belum ada goodwill untuk memperbaiki itu,” katanya.

Untuk mengantisipasi hal itu, tim sukses Jokowi-Ahok berusaha menggandeng sejumlah elemen masyarakat, untuk mengawasi permasalah DPT tersebut. “Salah satunya dengan melibatkan aktivis buruh di Kabupaten Bekasi yang kini duduk sebagai ketua bidang infokom PDI Perjuangan Jawa Barat.Konsolidasi untuk pengamanan suara ini bukan hanya kami lakukan di wilayah Bekasi, tapi juga di Depok Bogor dan Tengarang,” imbuhnya.

Riano yakin, pemilih siluman atau hantu di Pilkada DKI bukan warga Jakarta, tapi adalah warga dari daerah perbatasan seperti Bekasi, Bogor, Depok ataupun Tangerang. “Mereka memilih dengan memanfaatkan adanya DPT ganda dan fiktif,” katanya.

Riano memperkirakan mereka (pemilih siluman) akan masuk ke wilayah DKI satu hari sebelum pemilihan 11 Juli 2012. “Di Kecamatan Jatinegara Jakarta Timur, tim kami juga menemukan ada 1 KK, tapi memiliki hingga 217 anggota keluarga. Temuan itu sudah kami laporkan ke Panwaslu DKI,” ungkapnya.

Tim sukses Jokowi-Ahok sangat menyayangkan adanya permasalahan terkait DPT Pilkada DKI, yang masih terus menjadi polemik. DPT sudah ditetapkan sejak 3 bulan lalu, tapi kok sekarang masih dalam tahap penyempurnaan. Harusnya disempurnakan dulu baru ditetapkan.

“Sepertinya ini sudah by design untuk memenangkan calon tertentu. Kalau Pilkada jujur dan adil, kami yakin Jokowi-Ahok akan menang,”katanya.

Riano menyatakan, jika hingga pemilihan permasalahan DPT ini belum juga diperbaiki hingga pemilihan, maka 5 kandidat (selain incumbent) akan membawa kasus ini ke jalur hukum.

Wakil Ketua Bidang Infokom PDI Perjuangan Jawa Barat, Waras Wasisto mengatakan, dirinya akan menggandeng serikat buruh baik di Kota maupun di Kabupaten Bekasi untuk ikut bersama-sama melakukan pengamanan suara TPS di Pilkada DKI.

“Karena saya ini mantan aktivis buruh, maka saya akan gunakan jaringan saya untuk ikut melakukan pengawasan di wilayah perbatasan. Saya akan kerahkan massa buruh bukan hanya di Bekasi tapi juga di Bogor, Depok dan Tangerang,” katanya.

Memang jumlahnya tidak seluruh buruh yang akan diturunkan, namun setidaknya langkah itu wajib dilakukan, untuk mengantisipasi pergerakan pemilih siluman. “Di Bekasi banyak juga buruh yang KTP nya DKI. Kalau KTP nya DKI kita minta mereka untuk memenangkan Jokowi-Ahok, tapi kalau KTP nya bukan DKI kita minta mereka untuk ikut mengawasi. Tugas kita adalah melakukan pengamanan, kalau ada kecurangan kita akan lakukan perlawanan,” tutupnya. RIK
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger