' Tak Mau Ulangi Kesalahan, Rekrutmen Pelatih Harus Matang - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Tak Mau Ulangi Kesalahan, Rekrutmen Pelatih Harus Matang

Tak Mau Ulangi Kesalahan, Rekrutmen Pelatih Harus Matang

Written By dodi on Monday, July 30, 2012 | 8:00 AM

BANDUNG - Menilik dari pengalaman beberapa musim terakhir yang berujung pada kegagalan merebut peringkat terbaik di kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2011-2012, tim Persib Bandung memastikan tidak akan melakukan pergantian pelatih di pertengahan kompetisi atau di tengah jalan. Sebab pergantian pelatih selama ini berujung pada terpuruknya prestasi tim, meski skud dihuni oleh bintang-bintang lokal dan asing.

"Pengalaman yang sudah-sudah menjadi cermin buat kita, tak boleh diulangi lagi," tegas Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Umuh Muhtar dalam keterangan persnya, Minggu (29/7). Hal yang paling dirasakan adalah ketika dua musim lalu merekrut Daniel Darko Janackovic. Sebelum kompetisi digelar, Darko didepak dari jajaran tim pelatih. Jabatannya kemudian digantikan asistennya, Jovo Cuckovic.

Prestasi Persib di pelatih di era Jovo justru terpuruk di papan bawah klasemen. Alhasil, Persib kemudian mengontrak Daniel Roekito yang hanya mampu mengantar 'Maung Bandung' di papan tengah klasemen akhir. Musim lalu, Persib mengontrak pelatih asal Kroasia, Drago Mamic. Drago hanya bertahan hingga setengah kompetisi. Posisinya digantikan asisten pelatih, Robby Darwis. Namun lagi-lagi Persib terpuruk dan tak mampu mencapai target finis di posisi 5 besar.

Umuh sadar, pergantian pelatih di tengah jalan berdampak kurang baik pada kinerja tim. Sehingga sebelum menunjuk pelatih, berbagai pertimbangan harus benar-benar matang. "Pokoknya untuk musim depan jangan sampai ada pergantian pelatih di tengah jalan. Kalau ada pergantian, kita finis di 5 besar saja sulit. Karenanya, kita sangat teliti dan hati-hati dalam merekrut pelatih kali ini," tegas Umuh.

Namun demikian, Umuh sendiri ogah buka-bukaan soal siapa calon pelatih 'Maung Bandung' musim depan. Padahal Umuh biasanya sering menggebu-gebu membicarakan siapa saja sosok pelatih ketika di masa persiapan jelang kompetisi. "Saya enggak mau bicara dulu soal pelatih, takut katempuhan (disalahkan - red) banyak pihak," ujarnya.

Ia bahkan ogah mengungkap siapa pelatih yang secara pribadi sangat diinginkannya. Ia mengaku baru akan bicara setelah ada kesepakatan dengan jajaran direksi dan komisaris PT PBB siapa pelatih yang ditunjuk menukangi Persib. Rencananya, penentuan siapa pelatih Persib akan diputuskan lewat rapat bersama para petinggi PT PBB. Semua pihak rencananya akan diminta menyodorkan nama-nama calon pelatih yang dinilai layak mengarsiteki Atep dan kawan-kawan.

"Nanti dari A mengusulkan siapa, B mengusulkan siapa, saya juga mengusulkan siapa. Nanti digabung dan dibahas siapa yang dipilih," tuturnya. Dengan cara seperti itu, diyakini tidak akan ada pihak yang merasa terlangkahi dalam penentuan pelatih. Termasuk jika kinerja pelatih tak sesuai harapan, tak ada satu pihak yang disudutkan. "Jadi nanti masalah pelatih ini tanggung jawab bersama, bukan perseorangan," tandas Umuh.

Meski begitu, Umuh mengatakan pihaknya enggan telat melangkah dalam persiapan menghadapi kompetisi. Setelah lebaran, Persib berencana mulai bergerak merekrut pelatih dan pemain untuk menyongsong kompetisi musim depan. "Minimal setelah Lebaran tim kita sudah terbentuk," kata Umuh.

Namun pembentukan tim bisa saja dilakukan dalam waktu dekat jika ada pertemuan antara semua direksi dan komisaris PT PBB. "Kalau ada pertemuan dan diputuskan pembentukan tim secepatnya, ya dilakukan secepatnya," ucapnya. Sejauh ini, Umuh mengaku belum tahu kapan pertemuan digelar. Namun rencananya memang ada pertemuan pada Selasa (31/7/2012).

"Tapi pertemuan juga tergantung Pa Glen Sugita (Dirut PT PBB - red), beliaunya sibuk. Kalau beliau ada waktu, mungkin pertemuan, termasuk evaluasi tim akan dilakukan minggu-minggu ini," ujarnya seraya berharap pertemuan antar direksi dan komisaris bisa digelar secepatnya. Dengan begitu, diyakini persiapan tim akan jauh lebih matang meski kompetisi belum jelas digelar kapan. "Kalau dilakukan secepatnya, tim akan jauh lebih solid lagi," pungkasnya. FER

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger