' Supir Angkot se-Kota Bandung Dapat Berobat ke Klinik Khusus di Terminal - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » » Supir Angkot se-Kota Bandung Dapat Berobat ke Klinik Khusus di Terminal

Supir Angkot se-Kota Bandung Dapat Berobat ke Klinik Khusus di Terminal

Written By dodi on Tuesday, July 17, 2012 | 8:00 AM

BANDUNG - Para sopir angkutan kota (angkot) di Kota Bandung segera memiliki klinik rujukan khusus. Bilamana sakit, para supir tinggal datang ke klinik yang ada di Terminal Leuwi Panjang untuk diobati. Klinik yang akan jadi rujukan sopir angkot itu dicanangkan hari ini oleh Yayasan Jasa Pertiwi bekerjasama dengan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung dan Kobanter Baru di terminal Leuwi Panjang.

"Jadi para sopir di Kota Bandung nantinya akan mendapat pelayanan kesehatan," ujar Wakil Ketua Yayasan Jasa Pertiwi Aucke Aulia kepada wartawan, kemarin. Meski telah dicanangkan, klinik itu belum bisa dipakai karena terganjal masalah perizinan yang belum selesai. "Perizinannya harus beres dulu, jadi sekarang baru gagasannya saja. Makanya hari ini hanya pencanangan," jelasnya.

Plt Kepala Dishub Kota Bandung Ubad Bachtiar mengatakan, memang untuk mengoperasikan klinik itu harus memenuhi berbagai perizinan. Salah satunya izin memberikan pelayanan kesehatan dari Dinas Kesehatan Kota Bandung. "Semua proses administrasi harus dilengkapi dulu. Tapi mudah-mudahan klinik ini bisa dioperasikan secepatnya untuk melayani supir-supir yang membutuhkan pengobatan," tutur Ubad.

Dalam waktu dekat, ia berharap Yayasan Jasa Pertiwi bisa bekerjasama dengan poliklinik manapun. Sehingga yang akan memberikan pelayanan kesehatan adalah mereka yang berasal dari poliklinik. "Jadi sebelum punya izin dari Dinkes, mudah-mudahan yayasan ini bisa menjalin kerja sama dengan poliklinik agar pelayanan bisa diberikan secepatnya," papar Ubad.

Terkait dengan itu, Dishub dan Pemkot Bandung pun menyambut baik adanya klinik tersebut meski belum beroperasi. Sementara untuk bantuan demi operasional klinik tersebut, Pemkot Bandung akan segera memikirkannya. Sementara ruangan poliklinik yang terletak di Terminal Leuwi Panjang sebenarnya sudah bisa dipakai. Berbagai obat dan perlengkapan pun sudah ada.

Aucke Aulia menambahkan, nantinya tak hanya di Terminal Leuwipanjang, rencananya semua terminal dan subterminal di Kota Bandung akan ada klinik khusus bagi sopir angkot. Dengan cara seperti itu, para sopir angkot tidak akan kesulitan berobat jika sakit.

"Nanti kita bikin jejaring, setiap terminal dan subterminal di Kota Bandung akan ada klinik rujukan untuk sopir angkot," katanya. Menurutnya, dengan hanya membayar uang Rp 500 per hari diyakini tak akan memberatkan para sopir. Namun manfaat yang dirasakan mereka akan sangat besar.

Ubad Bachtiar menimpali, ke depan diharapkan Yayasan Jasa Pertiwi tak hanya bekerjasama dengan Kobanter Baru agar poliklinik bisa berjalan maksimal. "Silahkan yayasan ini kerja sama dengan berbagai koperasi angkot," cetusnya. Bahkan ke depan, ia berharap klinik di setiap terminal tak hanya digunakan sopir angkot. "Nanti mungkin bisa dibahas lebih dalam agar bisa melayani penumpang di terminal juga," tandas Ubad. FER
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger