' SMKN 1 Takokak Cianjur Minim Fasilitas Penunjang - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » » SMKN 1 Takokak Cianjur Minim Fasilitas Penunjang

SMKN 1 Takokak Cianjur Minim Fasilitas Penunjang

Written By dodi on Monday, July 16, 2012 | 8:00 AM

CIANJUR (LJ) - Sejak berdiri empat tahun yang lalu SMKN 1 Takokak, sekolah yang berada di pelosok Kabupaten Cianjur, hingga kini masih minim fasilitas. Bahkan, sekolah tersebut belum mempunyai ruang Perpustakaan, laboratorium dan WC. Hal ini tentu saja mengakibatkan guru dan siswa merasa tak nyaman dalam kegiatan belajar-mengajar.

Hal tersebut dikatakan Kepala SMKN 1 Takokak, Undang Iman, kepada LINGKAR JABAR di rumahnya, Minggu (15/7). Dijelaskannya, meski minim sarana fasilitas penunjang pendidikan, tak menyurutkan niatnya untuk mengabdikan diri sebagai kepala sekolah. “Sudah menjadi konsekwensi kami, sebagai PNS, dimana pun ditempatkan harus mau dan benar-benar mengabdi,” ucap dia.

Diungkapkannya, sekolah yang memiliki jurusan, yakni jurusan teknologi pertanian, jurusan Agrobisnis, otomotif, dan administrasi perkantoran. Hanya memilik hamparan ladang untuk praktek pertanian. “Kami belum punya laboratorium, perpustakaan dan wc, karena fasilatas tersebut sangat diperlukan untuk kegiatan belajar mengajar,” ujar Undang.

Undang menuturkan, pihaknya berharap agar sekolahnya mendapat perhatian lebih dari pemerintah. Pasalnya, untuk wilayah Cianjur Selatan, wajib belajar itu tidak hanya sampai di tingkat SMP saja. “Kalau wilayah Cianjur Selatan, wajib belajar tidak sampai pada tingkat SMP saja, ke tingkat selanmjutnya yaitu SMK, karena masyarakat sudah terbiasa dengan pendidikan gratis, maka program tersebut berlanjut ketingkat SMK atau SMA,” kata Undang.

Diakuinya, meski dirinya menetapkan biaya uang dana bulanan (UDB) sebesar Rp. 50 ribu dan Uang dana tahunan (UDT) sebesar Rp.450ribu, tetapi pada pelaksanaannya harus ada kebijakan. “Paling tiap bulan udt yang terkumpul hanya sedikit, sehingga tak mampu untuk membayar guru honor, seperti diketahui sekolah kami hanya memiliki pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 2 orang, sisanya tenaga honor, untuk UDT banyak yang tidak membayar, tapi mau bagaimana kan masyarakat juga wajib memperoleh pendidikan,” ujarnya.

Meski begitu ujarnya, sekolah yang dipimpinnya mampu bersaing dengan sekolah lain yang lebih memadai fasilitas berajarnya. “Lulusan sekolah kami, banyak diterima diperusahaan-perusahaan besar di Jakarta, Bekasi, Bogor, Bandung, Cianjur, bahkan ada yang bekerja di luar negeri,” kata Undang.

Dikatakannya, untuk kegiatan ekstrakulikuler, yang menonjol diantara sekolah di wilayah Cianjur Selatan adalah sekolahnya. “Kegiatan Pramuka yaitu Seka Bhayangkara, kami dibina oleh Polres Cianjur melalui Polsek setempat, sehingga pada setiap kegiatan selalu sekolah kami yang dipakai,” ujarnya. RUS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger