' RITUAL NGABUNGBANG Merapal Doa Menjemput Berkah - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » » RITUAL NGABUNGBANG Merapal Doa Menjemput Berkah

RITUAL NGABUNGBANG Merapal Doa Menjemput Berkah

Written By dodi on Tuesday, July 10, 2012 | 10:47 AM

JEJAK jejak para manusia unggulan (maung) ribuan tahun yang lalu sebelum masehi. Selalu berkumpul dan melakukan ritual untuk mengisi hari hari besar yang dianggap sakral. Turun temurun dari abad ke abad. Lalu menjelma menjadi ritual "Ngabungbang" yang baru saja dilakukan belum lama ini.

Saat itu, kaum spritual, budayawan dan seniman kumpul di situs megalitikum atau situs Gunung Padang di Desa Karyamukti, Kabupaten Cianjur. Ketika di langit terlihat bulan separuh bayang, sekira Pukul 21.00 WIB. Iring iringan pasukan pembawa obor dan lentera kecil berangkat dari Desa Panggulaan yang ada di lembah.   

Dalam hitungan 30 menit, sedikitnya rombongan berjumlah 150 orang sampai di teras pertama. Sebelumnya mereka menapaki jalanan berbatu dan berundak dengan kemiringan 75 derajat. Satu tempat datar yang dipenuhi batu batu punden berundak, pertanda tempat itu merupakan lokasi tempat aktivitas manusia zaman purba, sekira 2500 - 1500 SM.

"Puji Syukur ka maha Agung. Ya robbi ghofururohim. Bulan ngempray narawangan, saangna ka gunung Padang. Nyata Gusti nu maha endah..." begitu Rajah Pengjajap, diiringi permainan kecapi seruling oleh Dewan Kesenian Cianjur. Di mana sebelumnya upacara dibuka dengan doa oleh juru kunci Gunung Padang, Abah Dahlan.

Gelaran ritual ini, digagas FMPSM (Forum Masyarakat Peduli Situs Megalith Gunung Padang) dan HW Project. Hadir memeriahkan acara Iwan Soekri Munaf (Penyair) dan Ken Zuraida (sutradara dan aktris teater) yang membawakan Puisi berjudul "Sangkuriang). Lalu ada pula ReiYu Ro (Penari dan penyanyi rohani), Aliansyah (artis muda berbakat dalam seni performance art yg telah melalang buana), seni musik Karinding, dan Estefania Pifano (Penari Internasional berasal dari Venezuela yang saat ini sedang mendalami tari-tarian Indonesia) serta Jodhi Yudono yang membawakan lagu "Doa" dan sebuah lagu spontan yang menggambarkan harapan akan negeri yang damai.

Menurut Hilda Winar yang bertindak selaku penggagas acara bersama Ken Zuraida, acara ini merupakan representasi dari kegelisahan para pelaku seni dan budaya yang merasa prihatin dengan kondisi bangsa. "Semoga dengan doa doa yang kami panjatkan di tempat ini, bisa memberi menfaat bagi kebaikan bangsa ini," kata Hilda.

Hilda menambahkan, acara Ngabungbang yang diselenggarakan ini sebetulnya sama dengan yang diselenggarakan di tempat lain, yakni berdoa di saat Purnama. Sebab saat purnama tiba diyakni memengaruhi kondisi makhluk di bumi.

“Bulan purnama dipilih karena dalam posisi ini kondisi alam sedang tidak stabil. Ini bagian dari proses alam yang harus dilalui manusia. Di saat kondisi alam tidak stabil kita harus membangun kesadaran untuk menstabilkan, sama dengan saat alam meciptakan kesetabilan baru saat purnama. Kestabilan di sini merupakan keseimbangan lahir batin dengan melakukan pensucian dan doa,” katanya usai acara pada Minggu dini hari, (8/7).

Hilda memaparkan, konsep pensucian yang dilakukan dalam ritual melibatkan unsur air yang kuat. “Kita selalu mendengar proses mandi air dari tujuh mata air dengan berbagai unsur angka tujuh yang mengikutinya. Dalam kegiatan ini, kami mengubah unsur utama air menjadi tujuh kelompok seniman yang menampilkan karya-karya mereka dalam merespons apa yang terjadi di Gunung Padang saat ini. Termasuk kenyataan bahwa saat ini di Gunung padang sedang terjadi kontroversi," kata Hilda.

Kegiatan "Ngabungbang" ini kemudian ditutup diskusi para seniman, budayawan dan pemerhati Gunung Padang. Semua mencurahkan kekhawatiran dari kondisi Gunung Padang saat ini dan ke depan. Dari dialog kecil ini disepakati apa pun agamanya, apapun rasnya, apapun sukunya, mereka adalah orang Indonesia.RUS

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger