' Retribusi Pasar Untuk Tingkatkan PAD - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Retribusi Pasar Untuk Tingkatkan PAD

Retribusi Pasar Untuk Tingkatkan PAD

Written By dodi on Wednesday, July 4, 2012 | 8:00 AM

KAB.BANDUNG. (LJ)- Dalam rangka mengimplementasikan pelaksanaan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bandung Nomor 11 tahun 2012 tentang tarif jasa pelayanan umum. Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bandung gencar melaksanakan aturan itu,salah satu tujuannya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
    “Perda Nomor 11 tahun 2012 tentang tarif jasa pelayanan umum, yang salah satunya mengatur retribusi pelayanan di pasar milik Pemerintah Kabupaten Bandung, seperti  retribusi pelayanan umum di pasar-pasar tradisioal meliputi kios, parkir bongkar muat, dan parkir kendaran di lahan yang dikelola pasar,” kata Kepala Bidang Sarana dan Pengembangan, Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Dinkoperindag) Kabupaten Bandung, Toto Wilastra, kepada LINGKAR JABAR, di Soreang, Kabupaten Bandung, kemarin
    Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Bandung terhitung sejak tanggal 24 Februari 2012 lalu juga menaikkan retribusi kios pasar darurat dari 2.000,- rupiah per kios menjadi 3.000,- rupiah per kios. Para pedagang tidak merasa berkeberatan dengan kenaikan retribusi tersebut, namun meminta Pemerintah Kabupaten Bandung dapat memperhatikan kebersihan dan keamanan pasar. Retribusi tersebut sudah meliputi pelayanan sampah dan keamanan, namun pemungutan retribusi telah dilakukan sejak tanggal 7 Maret 2012 lalu.
    Namun untuk Pasar Ciwidey, lanjut Toto, memang pernah diberlakukan retribusi sejak Maret 2012 tapi ketika melihat status quo atau stagnan, Pemerintah Kabupaten Bandung menghentikan sementara retribusi kepada para pedagang Pasar Ciwidey pada April 2012.
    “Sebelumnya PT. Prima Cipta Sarana (PCS) pengembang pasar dan sub terminal Ciwidey, Kabupaten Bandung pernah melayangkan somasi kepada Pemkab Bandung. Hal itu dilakukan setelah PT. PCS  memenangi gugatan hingga ke Pengadilan Tinggi Bandung, meski saat ini Pemkab Bandung tengah mengajukan kasasi ke Mahkamah Agung (MA), atas dasar itu pemerintah akhirnya menghentikan sementara penarikan retribusi untuk para pedagang Pasar Ciwidey,” tandasnya. (FEN)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger