' Ratusan Anggota LSM GMBI Datangi Mapolres Bandung. - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Ratusan Anggota LSM GMBI Datangi Mapolres Bandung.

Ratusan Anggota LSM GMBI Datangi Mapolres Bandung.

Written By dodi on Tuesday, July 31, 2012 | 8:00 AM

KAB.BANDUNG (LJ)-Ratusan anggota dan Pengurus LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI),  mendatangi  Mapolres Bandung .Kedatangan mereka, terkait penangkapan satu orang anggota GMBI yang sebelumnya mendatangi lembaga pembiayaan (Leasing) Bess finance pada kamis (24/7) bebrapa waktu lalu, di Jalan Raya Majalaya Kabupaten Bandung . 

Semenjak mendatangi kantor penjamin keuangan tersebut, anggota LSM GMBI tidak lama kemudian ditangkap oleh 8 anggota Mapolres Bandung. Tindakan penangkapan ini, jelas menyalahi prosedur dan tidak beralasan. 

Menurut Sekjen GMBI, Ade Wahidin penangkapan salahsatu anggotanya tersebut tidak mempunyai dasar hukum yang kuat."Kami menilai isu pelaporan perbuatan tidak menyenangkan yang dilakukan oleh pihak Bess finance, tidak beralasan. Pasalnya, sebelumnya kami dengan pihak Bess  melalui Kapolsek Majalaya telah tercapai kesepakatan. Tapi kenapa, dua orang anggota kami ditahan dengan tuduhan melakukan perusakan," ungkapnya pada LINGKAR JABAR, Senin (30/7).

Selain itu, Ade juga menyayangkan adanya perampasan sepeda motor di tengah jalan oleh kolektor Bess finance, hanya karena adanya keterlambatan angsuran konsumen selama masa kontrak adalah suatu perbuatan pidana.

Dia berharap pada Kapolres Bandung, agar segera membebaskan  anggotanya dari tahanan  Mapolres.Selanjutnya meminta,Polres segera melakukan pemeriksaan ijin Bess finance yang ada di Wilayah Majalaya Kabupaten Bandung,apakah mereka mempunyai ijin atau tidak, sebab tindak tanduknya selama beroperasi sangat merugikan rakyat banyak sebaiknya lembaga keuangan tersebut untuk segera ditutup.

Sementara itu, Wakapolres Bandung Kompol Febry Maaruf saat berdiskusi dengan perwakilan GMBI menyatakan tidak bisa memenuhi permintaan LSM GMBI yang meminta anggota mereka dibebaskan. Alasannya, pembebasan secara mendadak tidak bisa dilakukan dan harus menempuh prosudur yang berlaku.

"Anggota GMBI yang ditahan masih dalam pemeriksaan dan penyelidikan.Penjaminan pun tetap tidak bisa dilakukan dengan tiba-tiba, harus menempuh prosedur," kata Wakapolres Bandung Kompol Febry Ma'aruf, pada LINGKAR JABAR Senin (30/7)

Febry meminta, semua pihak termasuk GMBI menghormati dan mematuhi peraturan yang berlaku. Jangan sampai niat baik untuk menegakan peraturan, tapi justru dicederai dengan tindakan yang melanggar hukum.

"Kami hormati keinginan dan niat dari teman-teman GMBI ini. Tapi kami juga harus melihat dan mempelajari dahulu berkas-berkas perkara serta sejauh mana keterlibatanya," tutur  Febry.

Sementara, salahSatu anggota LSM GMBI, U.Sobirin mengatakan,sesuai kesepakatan, pihaknya tetap akan bertahan di halaman Mapolres Bandung. "Jika teman kami  belum dibebaskan, kami tetap bertahan disini,” katanya.UDN
Share this article :

2 komentar:

Anonymous said...

Wahhh masalhhh hutaang deuii. Gess atuhh ai niat moal mayarmah tong nyicill motor. Nyieunn sorangan atuhh tina gebooog cauuu. Jadi aman moal ditatagihh ku kolektorr.

Anonymous said...

Saya stuju smua ada aturannya pa polisi apalagi segala bentuk kekerasan tindak tegass tanpa pandang bulu. Tenang pa polisi di bandung mayarakatnya anti ormass anarkiss. Kami mendukungmu pa polisi.berantass kejahatan tumpas anrkisme.

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger