' Rampak Kendang, Seni Dinamis Kreasi Tatar Sunda - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Rampak Kendang, Seni Dinamis Kreasi Tatar Sunda

Rampak Kendang, Seni Dinamis Kreasi Tatar Sunda

Written By dodi on Tuesday, July 31, 2012 | 8:00 AM

Rampak kendang itu adalah salah satu kreasi seni di tatar Sunda. Rampak kendang itu asalnya dari kata ’kendang serempak’. Jadi bisa disimpulkan bahwa rampak kendang adalah bermain kendang secara serempak atau bersama-sama. Tapi walau pun namanya rampak kendang, instrumen yang dimainkan di rampak ini tidak cuma kendang saja, ada lagi yang lain, yaitu saron, gong dan banyak instrumen yang bisa dipadupadankan dengan kesenian rampak ini. Dan yang main rampak ini ada banyak, bisa sampai dua puluhan orang.

Kendang dibagi jadi dua, yaitu kendang duduk dan kendang diri. Kendang duduk itu nafasnya rampak kendang, karena dibandingin sama kendang diri, jumlahnya lebih banyak kendang duduk. Para pemain kendang duduk ini biasanya lemah gemula. Tapi dibalik gerakannya yang lemah gemulai ini tersimpan kekuatan yang cukup besar, karena untuk menabuh kendang duduk itu tidak gampang, butuh latihan keras baru bisa mendapat suara tabuhan yang oke punya dan tangan yang kuat tahan banting.

Sesuai namanya, kendang duduk ini dimainkan sambil duduk, dengan jumlah kendang sebanyak tiga buah, satu kendang utama yang besar dan dua kendang kecil yang berada di kiri-kanan kendang utama. Tapi si kendang duduk ini mendapat tempat spesial, karena mereka juga mendapat kesempatan untuk menabuh kendang sambil berdiri juga.

Lain lagi dengan kendang diri. Kendang diri ini lebih ‘macho’ dan keren. Kendang diri dimainkan sambil berdiri dengan menggunakan stik yang mirip seperti stik drum tapi lebih tebal dan lebih pendek kayunya. Di tim rampak biasanya cuma ada dua penabuh kendang diri. Tapi memainkan kendang diri bukan berarti lebih gampang dari kendang duduk. Main kendang diri juga harus pake tenaga yang kuat, supaya bunyinya bisa seimbang sama bunyi kendang diri yang ada banyak itu.

Kendang diri juga jumlahnya hanya ada dua, dua-duanya kendang utama tapi diletakkan secara vertikal atau lebih mudahnya didirikan. Posisi kendang diri di tim rampak ini memang tak begitu spesial seperti halnya posisi kendang duduk. Karena seorang pemain kendang duduk bisa dengan mudah beradaptasi dengan kendang diri, tapi seorang pemain kendang diri nggak bisa langsung begitu saja beradaptasi dengan kendang duduk.

Main rampak ternyata memang asik sekali, dapat menimbulkan perasaan bersemangat yang sangat tinggi! Menghilangkan rasa stres, menimbulkan perasaan senang, puas, bangga. Yang istimewa, main rampak itu menuntut kerja sama yang apik sehingga bisa memunculkan nada-nada yang berirama konsisten, penuh tenaga dan juga terdengar indah. CPS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger