' Proyek Mercucuar Pasar Cicurug Nasionalisme Diabaikan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Proyek Mercucuar Pasar Cicurug Nasionalisme Diabaikan

Proyek Mercucuar Pasar Cicurug Nasionalisme Diabaikan

Written By dodi on Tuesday, July 31, 2012 | 8:00 AM

SUKABUMI (LJ) – Proyek pembangunan pasar semi modern Cicurug yang menelan biaya sampai puluhan milyar menjadi proyek mercusuar buat pemerintah Kabupaten Sukabumi, tapi sangat disayangkan, dalam pembangunannya dikritik masyarakat karena pengelola proyek tidak memasang bendera merah putih.

Pemasangan bendea merah putih, yang telah menjadi jati diri bangsa memiliki nilai sejarah sangat tinggi dan patut dihormati serta dihargai segenap lapisan masyarakat Indonesia. Untuk menjunjung tinggi kecintaan dan penghormatan terhadap para pahlawan, pemerintah mewajibkan seluruh kantor pemerintah dan swasta serta apara keamanan untuk mengibarkan mulai pukul 06.00 win dan diturunkan pada pukul 18.00 wib.

Menyikapi adanya Bendera Merah Putih yang luput dari pandangan, kalangan wartawan telah melayangkan surat himbauan ke Pemkab Sukabumi untuk menegakkan pengibaran Bendera Merah Putih Pada kenyataannya di Pasar Semi Modern Cicurug yang menelan anggaran puluhan miliyar rupiah dan dalam peresmiannya oleh Bupati dengan dihadiri Ketua dan Anggota DPR Kabupaten Sukabumi (legislative), Organisasi Perangkat Daerah (eksekutif) dan aparat keamanan (yudikatif) kedapatan tiang untuk menaikan Bendera Merah Putih luput dari pandangan dan bahasan.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Garuda Kabupaten Sukabumi, Hepie Hermawan mengatakan luputnya pandangan dan bahasan Pemkab Sukabumi terhadap Bendera Merah Putih di Pasar Semi Modern Cicurug disinyalir menurunkan rasa nasionalisme para pejabat.

Menurutnya, proyek yang menelan anggaran milyaran rupiah dan seharusnya tiang bendera untuk mengibarkan Bendera Merah Putih berdiri megah. Nyatanya para pejabat daerah ini lebih mengedepankan sisi ekonomi sedang sisi nasionalisme kian ditinggalkan.
   
Bendera Merah Putih, lanjut Hepie, memiliki nilai sejarah sangat tinggi bagi bangsa ini dan segenap lapisan masyarakat wajib menghormati serta menghargai. Lihat saja, tegas Hepie, sebelum digelar HUT RI Ke 67 mendatang seluruh peserta paskibra (pasukan pengibar bendera) telah dilatih dengan baik. Dan pengibaran bendera menjadi titik klimaks berhasil tidaknya penyelenggaraan pesta ulang tahun kemerdekaan.
   
“Saya mohon pemerintah menindak tegas mereka yang tidak menghormati dan menghargai Bendera Merah Putih.” Kata Hepie Hermawan
   
Dari pemantauan wartawan surat kabar ini, luputnya pandangan dan bahasan Bendera Merah Putih tidak hanya terjadi di Pasar Semi Modern Cicurug tapi juga terjadi dibeberapa kantor pemerintah baik di jalan protocol maupun jalan desa. Untuk itu Ketua LSM GARUDA meminta Bendera Merah Putih patut menjadi perhatian serius Pemerintah Pusat dalam hal ini Presiden Republik Indonesia Soesilo Bambang Yudhoyono. WHD
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger