' Program Wajar Dikdas Belum Jalan, DPRD Jabar Berang - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Program Wajar Dikdas Belum Jalan, DPRD Jabar Berang

Program Wajar Dikdas Belum Jalan, DPRD Jabar Berang

Written By dodi on Monday, July 30, 2012 | 8:00 AM

BANDUNG - Komisi E DPRD Jabar lagi-lagi mempertanyakan keseriusan dan komitmen jajaran Dinas Pendidikan (Disdik) Jabar dalam mengawal Pendidikan Dasar (Dikdas) 12 tahun. Pasalnya pernyataan kesiapan tak sejalan dengan perencanaan, khususnya terkait anggaran program. Terlebih lagi, diketahui bahwa program Wajar Dikdas baru diajukan anggarannya pada 2013, padahal ini merupakan janji Ahmad Heryawan semasa kampanye Pilgub Jabar 2008 silam.

Hal itu disampaikan Ketua Komisi E DPRD Jabar Didin Supriadin kepada wartawan, Sabtu (28/7), terkait dengan pernyataan Sekretaris Disdik Jabar Dedi Sutardi bahwa Dikdas 12 tahun telah tercantum dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Provinsi Jabar 2008-2013. "Wajar Dikdas 12 tahun itu bagian dari janji gubernur. Jadi mungkin saja ada di RPJMD. Kalau memang begitu, kenapa baru tahun 2013 dilaksanakan yaitu saat masa jabatan gubernur akan berakhir," kata Didin.

Kebingungan Didin bertambah karena pada saat rapat kerja antara Komisi E DPRD Jabar dan Disdik Jabar sebelumnya, Kadisdik Jabar Wahyudin Zarkasih menilai sulit merealisasi Dikdas Gratis 12. Sementara sekarang diklaim bisa dilaksanakan. "Rapat kerja terakhir pada akhir Juni kemarin di SMK Pasundan Jatinangor, Kadisdik bilang program Wajar Dikdas 12 tahun itu baru sebatas mimpi. Hal itu terbukti saat program Wajar Dikdas 12 tahun ini tidak muncul di perencanaan. Sementara pernyataan terakhir oleh Sekdis, mereka akan melaksanakannya. Mana yang benar," tuturnya.

Dalam kesempatan itu, Didin juga meminta Disdik Jabar melakukan konsultasi terkait rencana program Wajar Dikdas 12 Tahun. Pasalnya, Kepala Disdik Jabar Wahyudin Zarkasih sendiri tidak bisa menjelaskan ketidaksanggupan merealisasikan program tersebut.
"Kadisdik tidak bisa memberi paparan detil. Harusnya kalau tidak sanggup, kenapa? Apakah memang keterbatasan anggaran jadi persoalan? Tetapi sebenarnya anggaran mereka kan sudah 20%. Kalau Disdik tidak sanggup, beri penjelasan dan konsultasi lagi kepada Gubernur agar tidak terjadi missed seperti sekarang," ujar Didin.

Dia mengakui, masih ada kesempatan bagi Disdik Jabar untuk memasukkan keinginan gubernur itu dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD). Namun semua perencanaan yang ada sebelumnya dipastikan akan berubah karena berkaitan erat dengan besaran anggaran. "Soal SMA gratis ini atau Wajar Dikdas 12 Tahun harus dihitung lagi besarannya. Saya pastikan program ini akan mempengaruhi program lainnya karena hubungannya dengan dana program," pungkasnya. FER
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger