' Posindo Terapkan Sistem Keuangan Berbasis Teknologi Informasi - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » » Posindo Terapkan Sistem Keuangan Berbasis Teknologi Informasi

Posindo Terapkan Sistem Keuangan Berbasis Teknologi Informasi

Written By dodi on Tuesday, July 24, 2012 | 8:00 AM

BANDUNG - PT Pos Indonesia (Posindo) membutuhkan sistem keuangan berbasis teknologi informasi yang terintegrasi guna mendukung analisis dan pengambilan keputusan manajemen serta solusi bisnis dalam mengelola keseluruhan operasional perusahaan. Maka itu, Pos Indonesia mengimplementasikan suatu sistem Enterprise Resource Planning (ERP) yang akan mengintegrasikan seluruh kantor pos di tanah air.

Hal itu ditandai dengan peluncuran proyek pembangunan Sistem Informasi Keuangan Pos (Simkugpos) berbasis Sistem Aplication Product (SAP)-FICO di Gedung Pos Indonesia, Jalan Banda, Kota Bandung, Selasa (23/7) oleh Direktur PT Pos Indonesia I Ketut Mardjana dan Direktur Keuangan Tavip Parawansa. Hadir juga manajemen PT Astra Graphia Information Technology (Agip) sebagai pihak yang turut bekerjasama dalam proyek tersebut.

"Sistem informasi keuangan ini merupakan implemetasikan suatu sistem ERP yang bisa mengintegrasikan semua sistem operasi dan keuangan. Sehingga mempermudah proses pengendalian dan pengawasanm serta memberikan laporan akutansi keuangan dan manajemen secara cepat, handal, dan tepat," jelas Ketut Mardjana.

Ia menambahkan, konsep ERP merupakan sistem informasi perusahaan yang dirancang mengkoordinasikan semua sumber daya, informasi, dan aktivitas yang diperlukan untuk proses bisnis lengkap. Konsep itu, sambung dia, sangat ideal guna solusi bisnis dalam pengelolaan perusahan. ERP di Pos Indonesia ini berbasis SAP modul FICO. Maksudnya, modul FI merupakan modul berkaitan dengan akutansi keuangan, sedangkan CO modul berkaitan dengan akutansi manajemen.

"Sistem ini terintegrasi mulai frontend hingga backend, sehingga dapat meningkatkan efisiensi pekerjaan. Sistem yang dibangun berdampak positif terhadap perbaikan prises bisnis serta mempermudah proses pengendalian dan pengawasan," Selain itu, sistem ini fleksibel, dan tak mengurangi fungsi kemanan serta kehandalan," papar Ketut Mardjana.

Dia menjelaskan pembangunan proyek ini akan berlangsung selama 72 minggu dengan rincian 36 minggu untuk pengerjaan dan piloting di area Bandung. Sedangkan 36 minggu berikutnya, untuk pengerjaan di semua kawasan Indonesia. Ditambahkan oleh Ketut, sistem RAP pada kawasan pilot project akan bisa beroperasi pada Januari 2013 mendatang.

Adapun mengenai total nilai investasi pengadaan alat sistem informasi keuangan ini mencapai Rp9,5 miliar yang terdiri dari modul financial content dan controlling. "Penggatian sistem ini merupakan upaya pembenahan dan perbaikan kinerja perusahaan," katanya. FER
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger