' Pola Tanam Ubi dengan 5 T - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Pola Tanam Ubi dengan 5 T

Pola Tanam Ubi dengan 5 T

Written By dodi on Wednesday, July 4, 2012 | 8:00 AM

KAB.PURWAKARTA (LJ) - Dalam rangka penyempurnaan pola pengadaan bantuan benih, perlu suatu pemikiran untuk meningkatkan produksi. Yakni melalui pola tanam 5 T, tepat waktu, tepat cara. Tepat tempat, tepat jenis dan tepat mutu.

Hal itu disampaikan Ir H Rachmat Mulyadiredja MM, selaku Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan (Distanhutbun) Kabupaten Purwakarta kepada LINGKAR JABAR, Selasa (3/7), usai panen ubi batang seluas 50 hektar di wilayah Kecamatan Sukatani.

Dijabarkannya, penyempurnaan pengadaan benih dapat dipertanggungjawabkan apabila pola pengadaan benih tepat waktu sesuai rencana tanam dan tebar benih, juga tepat cara yakni transportasi penyaluran benih kepada kelompok sasaran juga tepat tempat dimana penyalurannya sampai ke titik penerima benih.

Tidak itu saja, pertanggungjawaban tanpa harus banyak proses administrasi non teknis dan bisa memberikan perlindungan hukum bagi stakeholder perbenihan baik aparat pemerintah, penyedia benih dan petani/ kelompok tani penerima benih apabila tepat jenis seperti varietas yang direkomendasikan. Tepat mutu seperti masa berlaku dan tepat jumlah yakni vilume benih.

Untuk keperluan itu, Bidang Tanaman bersama Koordinator PPL se-Kabupaten Purwakarta melakukan evaluasi atas penyaluran bantuan benih. Hal itu telah berjalan pada tahun 2012 hingga pertengahan tahun ini. "Kecuali itu, juga melakukan perencanaan dan verifikasi bagi pengalokasian bantuan benih hingga akhir tahun dan rencana bantuan benih tahun 2013," kata Rachmat.

Pada bagian lain Rachmat menyatakan, daerah Sukatani dikenal sebagai salah satu penghasil pangan tradisional tape singkong atau dikenal dengan Peuyeum Bendul. Berbahan baku dari ubi kayu/ singkong. Tape singkong dari daerah ini, memang tidak semasyhur tape singkong dari Kabupaten Bandung atau yang dikenal dengan Peuyeum Bandung.

Namun, menurutnya dukungan pemerintah dalam upaya penyediaan bahan baku produksi melalui panen ubi kayu, diharapkan dapat meningkatkan produksi dan daya saing tape singkong dari Kecamatan Sukatani. Panen ubi kayu ini memang terasa cukup cepat, yakni hanya dalam kurun waktu kurang dari delapan bulan sejak tanam.

Hal itu, menjadi sebuah tanda bahwa produksi ubi kayu di Kecamatan Sukatani lebih banyak dipanen untuk bahan pangan/ bahan baku produk konsumsi. Tapi tetap membutuhkan umur ubi kayu muda. Sehingga dengan usia tanam baru mencapai delapan bulan, tanaman ubi kayu sudah bisa di panen oleh para petani. YAS

Keterangan foto :
PANEN SINGKONG: Kepala Dinas Pertanian Kehutanan dan Perkebunan (Distanhutbun) Kabupaten Purwakarta H Rachmat Mulyadiredja, terlihat ikut hadir dalam acara panen singkong.YAS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger