' Perlu Pendidikan Berkarakter Terhadap Siswa - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Perlu Pendidikan Berkarakter Terhadap Siswa

Perlu Pendidikan Berkarakter Terhadap Siswa

Written By dodi on Thursday, July 5, 2012 | 8:00 AM


BOGOR (LJ) – Untuk membangun manusia berkarakter, diperlukan pendidikan ilmu pengetahuan, budi pekerti, kreativitas dan inovatif yang dilaksanakan di semua jenjang pendidikan dari mulai SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi. Pasalnya, pendidikan manusia tidak hanya cukup terdidik otaknya saja, tetapi juga perlu terdidik budi pekertinya.

Demikian dikatakan anggota Dewan Pendidikan Bogor, Fri Suhara, dalam perbincangannya dengan LINGKAR JABAR, Rabu (4/7). “Ada apa dengan karakter, prestasi dan budi pekerti masyarakat dan bangsa ini? Pertanyaan ini menjadi semakin terasa betapa kondisi masyarakat dan bangsa menjadi bukti kelalaian kita mengabaikan pernyataan dan peringatan tersebut dengan tidak melakukan berbagai usaha yang maksimal melalui pendekatan-pendekatan yang diperlukan,” katanya

Menurutnya, guna mengatasinya salah satunya adalah melalui pendekatan jalur pendidikan yang tercermin dalam kurikulum di setiap jenjang pendidikan. Sebagai bagian masyarakat Indonesia, khususnya kalangan yang berinteraksi langsung di dalam dunia pendidikan, maka tidak patut jika kita khususnya para guru, dosen atau pendidik dengan latar apapun, bersikap diam dan berpangku tangan (apatis-Red) terhadap keadaan anak bangsa dan bangsa ini ke depan.
“Karena langsung atau tidak langsung masa depan bangsa ini banyak tergantung dari hasil proses pendidikan yang haslnya harus lebih baik dari hari ini dan hari kemarin,” ujar Komite Sekolah SMAN 7 Kota Bogor tersebut.

Lebih lanjut dikatakan, apa yang kita lihat dan saksikan hari-hari ini berbagai peristiwa dari mulai tawuran pelajar, tawuran antar warga masyarakat, tindakan kekerasan baik perorangan maupun yang dilakukan kelompok, korupsi dan kolusi yang merajalela baik yng dilakukan kalangan eksekutif, legislatif, yudikatif (institusi penegak hukum), berbagai kecurangan dalam kegiatan seleksi apapun serta berbagai tindakan berkarakter paling akhir samapai pada teror premanisme dalam arti tidak beretika, jauh dari tindakan yang berbudi pekerti luhur.

“Untuk itu, disini perlunya reaktualisasi untuk membangun lebih serius dunia pendidikan yang mensinergikan pendidikan ilmu pengetahuan teknologi dan ilmu Iman Taqwa yang terintegrasi secara proposional dan berkelanjutan,” tandas Fri Suhara.

Ditambahkan, dalam rangka menjujung tinggi budi pekerti melalui pendidikan karakter yang holistik, maka proses transfer pengetahuan perlu dilengkapai dengan pembiasaan dan keteladanan, sesungguhnya proses pembelajaran yang meliputi transfer pengetahuan, pembiasaan dan keteladanan akan menjadi kunci dari keberhasilan pendidikan karakter.

“Aspek pembiasaan dan keteladanan bukn hanya di lingkungan sekolah atu kampus, akan tetapi awalpendidikan adalah lingkngan keluarga dan pendidikan siswa/mahasiswa, guru dan dosen, karyawan di sekolah atau di kampus adalah cerminan dari kebiasaan keteladanan dalam keluarga di rumah,” terang dosen Fakultas Hukum Universitas Pakuan Bogor tersebut. (PHD)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger