' Perilaku Ariel Tak Baik, Ulama Ingatkan Masyarakat - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Perilaku Ariel Tak Baik, Ulama Ingatkan Masyarakat

Perilaku Ariel Tak Baik, Ulama Ingatkan Masyarakat

Written By dodi on Friday, July 27, 2012 | 7:30 PM

BANDUNG - Kontroversi soal penyambutan fans terhadap Ariel, eks vokalis band Peterpan terus berlanjut. Kali ini, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jabar yang mengungkapkan kekecewaannya pada masyarakat, khususnya para fans, saat menyambut kebebasan bekas terpidana kasus penyimpangan seksual yang bernama lengkap Nazriel Irham itu dari Rumah Tahanan Kebonwaru. Para ulama merasa prihatin, sebab Ariel diperlakukan seperti orang yang tidak bersalah.

"Saya kecewa saat Ariel keluar (dari penjara), masyarakat begitu besar sambutannya," ujar Ketua MUI Jabar Bidang Fatwa, Salim Umar, kepada wartawan di Kantor MUI Jabar, Jalan RE Martadinata, Kamis (26/7). MUI pun mengimbau agar masyarakat, terutama para fans, objektif dalam menilai Ariel. "Kalau menjadikan Ariel idola, objektif lah," ujarnya.

Salim juga berharap, para fans tidak menganggap Ariel sebagai sosok yang sempurna. Apalagi menganggap Ariel sebagai pihak tak bersalah dalam kasus beredarnya video porno. "Dia menciptakan lagu memang baik, tapi perilakunya, akhlaknya tidak baik, boleh mengagumi Ariel, tapi hanya keistimewaannya saja," tuturnya.

Ia menegaskan akhlak Ariel tak pantas dicontoh. Apalagi Ariel merupakan idola para kaum muda. "Idola kok akhlaknya buruk. Saya juga respek sama lagu bikinan Ariel, saya seneng juga, tapi akhlaknya harus diperbaiki," tegas Salim. Meski begitu, ia berharap Ariel bisa memperbaiki dirinya pascabebas dari penjara. "Mudah-mudahan ada efek jera bagi Ariel setelah dihukum," tandasnya.

Dalam kesempatan itu, Salim juga menilai tak adil jika Luna Maya dan Cut Tari tidak dihukum, sementara Ariel mendapatkan hukuman. Untuk itu, MUI mendesak kepolisian segera menuntaskan kasus asusila yang menjerat kedua artis cantik itu. "Dia (Ariel - red) punya pasangan, itu kan sudah jelas pasangannya. Masak hanya satu laki-lakinya saja yang dihukum, tidak adil," kata Salim.

MUI pun menyambut baik penyelidikan yang dilakukan aparat atas video porno yang beredar luas tersebut. Meski di satu sisi, Ariel sudah bebas dari hukuman penjara sementara Luna dan Cut Tari belum diputuskan bersalah, apalagi dipenjara. "Walaupun terlambat, tapi lebih baik daripada tidak sama sekali," cetusnya.

Karena kasus itu sudah ditangani aparat penegak hukum, MUI akan tetap menunggu hasilnya dan menaruh kepercayaan pada penegak hukum. "Kalau sudah ditangani, kita percayakan saja kepada aparat yang ada,. Kita harapkan penegak hukum dapat menjalankan tugasnya secara obyektif," pungkasnya. FER
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger