' Pereda Nyeri Saat Migrain - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » , » Pereda Nyeri Saat Migrain

Pereda Nyeri Saat Migrain

Written By dodi on Wednesday, July 18, 2012 | 8:00 AM

Migrain atau nyeri kepala sebelah adalah salah satu penyakit yang diperkirakan diderita oleh 25% wanita dan 10% pria di seluruh dunia. Secara statistik, wanita tiga kali lebih sering terkena migrain dibanding laki-laki dan lebih banyak diderita orang dewasa di usia 20 hingga 50 tahun.

Seiring pertambahan usia, tingkat keparahan dan frekuensinya pun ikut menurun. Migrain juga banyak menimpa remaja dan anak-anak. Terutama mereka yang memiliki keluarga dengan riwayat penderita migrain.

Migrain adalah nyeri kepala berdenyut yang disertai mual dan muntah yang biasanya menyerang di pagi hari, sehingga sangat mengganggu aktivitas. Penderita juga biasanya menjadi lebih sensitif terhadap cahaya, suara, dan bau-bauan.

Sakit kepala akibat migrain, agak sulit dibedakan dengan sakit kepala akibat sinusitis atau otot leher tegang. Meski sering dirasakan di salah sisi kepala, namun nyerinya bisa berpindah atau mengenai kedua sisi sekaligus.

Solusinya bisa saja diperoleh dari perubahan gaya hidup, memperbanyak olahraga serta mengonsumsi suplemen nutrisi.

Namun dalam beberapa kasus, pereda alami sendiri dapat melengkapi konsumsi obat-obatan konvensional, membantu mengurangi ketergantungan pada obat-obatan tertentu atau bahkan menggantikan fungsi dan peranan obat-obatan tersebut.

Penasaran? Simak 13 pereda nyeri migrain alami yang bisa Anda dapatkan dengan mudah di sekitar Anda seperti dilansir dari iVillage, Senin (28/5/2012) di bawah ini.

1. Akupuntur
Akupuntur merupakan pengobatan tradisional dari Cina yang menggunakan jarum kecil dan tipis untuk mengembalikan aliran energi dalam tubuh. Sebuah tinjauan pada 2009 terhadap 22 studi mengemukakan bahwa akupunktur setidaknya sama efektif dan mungkin lebih efektif daripada obat-obatan konvensional untuk pencegahan migrain.

Namun frekuensi pengobatan yang dibutuhkan bervariasi untuk setiap pasien wanita. James Rohr, seorang dokter pengobatan oriental dan ahli akupunktur berlisensi di Miami mengatakan bahwa pasien yang berkomitmen dan serius melakukan serangkaian pengobatan akan mendapatkan hasil terbaik.

2. Yoga
Postur tubuh yang buruk dapat memicu migrain sehingga berlatih yoga dapat membantu penderita migrain. Menurut sebuah penelitian kecil di jurnal Headache, penderita migrain yang berlatih yoga intensitas sakit kepalanya lebih kecil dan penggunaan obatnya lebih sedikit daripada penderita yang tidak berlatih yoga.

“Beberapa postur yoga dapat membantu mencegah migrain dan membuat Anda merasa baik-baik saja meski terserang migrain,” kata ahli saraf Carolyn Bernstein, MD, penulis The Migraine Brain dan pendiri Women’s Headache Center di Cambridge Health Alliance, Cambridge, Mass.

3. Chiropractic
Chiropractic merupakan terapi pijat alternatif dari AS dan sudah masuk ke Indonesia sejak tahun 1999. Jika pijat refleksi menyasar pada wilayah telapak tangan dan kaki maka chiropractic terfokus untuk memperbaiki posisi tulang belakang yang disinyalir menyebabkan pelbagai penyakit seperti nyeri punggung dan nyeri leher hingga migrain, gangguan penglihatan dan pendengaran, paru-paru, dan lambung.
                                                                                                                                         Bersambung....
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger