' Pengisian Jabatan Sekretaris DPRD Cianjur Harus Ada Persetujuan Gubernur - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Pengisian Jabatan Sekretaris DPRD Cianjur Harus Ada Persetujuan Gubernur

Pengisian Jabatan Sekretaris DPRD Cianjur Harus Ada Persetujuan Gubernur

Written By dodi on Wednesday, July 4, 2012 | 8:00 AM

CIANJUR (LJ) - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Cianjur Bahcrudin Ali mengaku butuh proses panjang untuk mengisi jabatan Sekretaris DPRD secara definitif. Pasalnya, penentuan pejabat definitif harus melalui proses pengajuan dan persetujuan dari Gubernur Jawa Barat, bukan menjadi hak preogratif Bupati atau Pemkab Cianjur.

“Jabatan Sekwan itu kan harus pejabat eselon II jika memang akan ditentukan secara definitif. Secara aturan kepegawaian,rotasi untuk pejabat eselon II itu harus melalui persetujuan gubernur. Berbeda jika nanti ada pejabat Plt karena tidak harus pejabat eselon II. Biasanya pejabat Plt itu permintaan dari internal DPRD sendiri. Hanya saja kebijakan Plt itu dibatasi. Misalnya tidak boleh mengeluarkan kebijakan mengikat, kepegawaian, maupun masalah keuangan,” kata Bachrudin di Kompleks Pemkab Cianjur, Selasa (3/7).

Dia juga berharap agar posisi Sekretaris DPRD bisa segera diisi mengingat keberadaannya cukup krusial secara administrasi.Hingga saat ini, usulan pengganti jabatan Sekretaris DPRD masih terus dibahas. “Siapapun nanti pejabatnya, tentunya harus sejalan dengan legislatif,” kata dia.

Secara terpisah, Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Cianjur Yanto Hartanto mengatakan secara administrasi, untuk menentukan pejabat defintif untuk mengisi jabatan Sekretaris DPRD, tentunya akan memakan waktu cukup lama. Pasalnya, usulan harus melalui persetujuan Gubernur Jawa Barat. “Posisi sekwan itu adalah pejabat eselon II. Tentunya memerlukan pengajuan dan persetujuan kepada Gubernur Jawa Barat. Prosesnya itu memakan waktu hampir dua bulan lamanya,” terang Yanto.

Sebelumnya, DPRD Kabupaten Cianjur meminta Bupati Cianjur Tjetjep Muchtar Soleh segera memberikan jawaban usulan penggantian jabatan Sekretaris DPRD yang saat ini kosong. Kondisi ini terjadi pascapenahanan Syarif Hidayat oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Cianjur dan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jabar belum lama ini. Desakan segera adanya jawaban itu lantaran kekosongan posisi Sekretaris DPRD dirasakan menghambat secara administrasi.

Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Cianjur Gatot Subroto mengatakan pihaknya sudah menyampaikan usulan penggantian posisi Sekretaris DPRD, namun hingga saat ini belum ada jawaban dari Bupati Cianjur. Gatot tak peduli siapapun pejabat yang nanti akan mengisi kekosongan Sekretaris DPRD, asalkan secara kualitas memiliki kemampuan administrasi yang baik. “Terus terang kami sangat tersendat secara administrasi dengan tidak adanya sekwan (Sekretaris DPRD). Kita sudah sampaikan usulannya, tapi hingga kini belum ada jawaban,” kata Gatot di Gedung DPRD Cianjur, Selasa (3/7). RUS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger