' Pemkot Bandung Adakan Pembinaan Ketenagakerjaan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » , » Pemkot Bandung Adakan Pembinaan Ketenagakerjaan

Pemkot Bandung Adakan Pembinaan Ketenagakerjaan

Written By dodi on Friday, July 20, 2012 | 4:19 PM

BANDUNG(LJ)-  Pemutusan hubungan kerja (PHK) di Kota Bandung masih terbilang tinggi dan itu terjadi pada perusahaan di bidang jasa dan manufaktur. Rata-rata per tahun angka PHK mencapai 100 kasus.
      Plt Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Bandung Drs.H.Dadang Supriatna,MH mengatakan,
PHK selalu ada, tetapi kita tetap mengupayakan agar PHK menjadi langkah alternatif terakhir,tuturnya usai membuka 'Pembinaan Ketenagakerjaan' di Hotel Mitra Jalan Supratman, Kamis (19/7).
      Menurutnya pada tahun lalu jumlah PHK ada sebanyak 88 kasus. Dan dalam dua tahun terakhir ini mengalami penurunan kasus PHK. Itu berarti tidak setiap tahun PHK mencapai 100 kasus. "Kasus PHK tersebut, terjadi akibat indisipliner para karyawannya," ucapnya.
      Lebih lanjut dikatakannya, saat ini, kebanyakan yang di PHK karena pelanggaran tata tertib perusahaan. Kedisiplinan itu sangat diperlukan bagi pekerja, terlebih pekerja dihadapkan dengan persaingan pasar global,imbuhnya seraya menambahkan
selain pemodal asing berdatangan, juga tenaga kerja dari asing pun kini bisa menjadi faktor PHK terjadi dengan catatan tenaga kerja lokal tidak sesuai yang diharapankan perusahan,kata mantan Kepala DPAKD ini.
      "Hubungan antara pekerja, pemerintah, dan pengusaha harus terjadi interaksi kondusif, jangan sampai tenaga asing yang datang namun pemodalnya tidak datang karena tidak berani investasi akibat suasana kerjanya kurang kondusif," terang Dadang.
    Dia menilai pasar global ini jelas mengancam keberadaan pekerja. Pasalnya, kalau tak bisa bersaing, mereka bisa tergeser tenaga kerja asing. Karena alasan itulah, Disnaker melakukan pembinaan pada serikat pekerja dan serikat buruh.
    "Kami tekankan pada iklim kondusif, sehingga Bandung diminati pemodal asing. Di Kota Bandung ada 300 serikat pekerja," ungkap Plt Disnakertrans yang juga Asisten Administrasi Umum Pemkot Bandung ini.
      Wakil Ketua Serikat Pekerja Rokok, Tembakau, dan Makanan Minuman Dedi S mengatakan dalam menghadapi pasar global, pihaknya berharap tercipta iklim yang kondusif. Sehingga banyak investor baru masuk dengan leluasa."Serikat pekerja dan buruh harus punya visi, misi dan program dan hubungan industrial yang dinamis. Kalau sudah tercipta hubungan yang dinamis, maka kedepannya bisa menciptakan produk yang bisa bersaing dengan negara lain," kata Dedi.(FER)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger