' Pemkab Bandung Akhirnya Gelontorkan Anggaran Perawatan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » , » Pemkab Bandung Akhirnya Gelontorkan Anggaran Perawatan

Pemkab Bandung Akhirnya Gelontorkan Anggaran Perawatan

Written By dodi on Thursday, July 12, 2012 | 8:00 AM

KAB.BANDUNG (LJ)-Pada tahun 2012, pemerintah Kabupaten Bandung tidak menganggarkan biaya Operasional Perawatan dan Pemeliharaan Saluran Drainase, namun pada Tahun 2013, anggaran tersebut mulai diadakan dan segera bisa direalisasikan, demikian diungkap Kepala Dinas Bina Marga Kabupaten Bandung, Agus Nuria, usai acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Gedung Kandaga Kabupaten Bandung, kemarin.
    Menurut Agus Nuria, ketidakberadaan biaya operasional dan perawatan saluran drainase, telah berpengaruh terhadap ketahanan infrastruktur. Namun perlu juga digarisbawahi, bahwa penyelenggaraan pembangunan bukan merupakan tanggung jawab pemerintah saja. Masyarakat pun cukup berperan di dalam kelangsungan ketahanan pembangunan tersebut.
    "Jadi pemeliharaan dan perawatan saluran drainase bukan hanya membersihkan atau membabat rumput diatasnya. Tapi perlu pula dibersihkan endapan lumpur atau sedimen termasuk sampah-sampah yang menghambat arus normalisasi air," urainya.
    Ketika disinggung mengenai perbaikan dan penyelenggaraan saluran drainasse baru, Agus Nuria mengatakan bahwa kegiatan itu sudah jelas pembiayaannya. Namun disisi lain dia tidak memberikan jawaban ketika LINGKAR JABAR menanyakan soal tidak adanya biaya operasional penyelenggaraan pembangunan dan perawatan drainasse.
    “Kita sudah melakukan koordinasi untuk pengadaan biaya perawatan dan pemeliharaan saluran drainasse. Jadi mulai tahun 2013 nanti, diharapkan semua drainasse yang bermasalah di wilayah Kabupaten Bandung bisa ditanngulangi dengan baik,” tegas Agus Nuria.
    Sementara dari Kabag Pembangunan pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bandung, Erwin Rinaldi, ketika ditemui LINGKAR JABAR, Rabu, (11/7), dikantornya, mengatakan, ketidakberadaannya biaya operasional Perawatan dan Pemeliharaan saluran Drainasse beberapa waktu lalu pernah dipertanyakannya ke Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bandung, jelasnya.
    Menurut Erwin, dengan tidak adanya pembiayaan itu akan menambah pembengkakan anggaran. Bila ditinjau dari aspek ketahanan penyelenggaraan pembangunan. Dan hal itu jelas harus segera diantisipasi.
    Salah satu Konsultan Ahli Tata Ruang, Leo, menuturkan, keberadaan drainasse sangat berpengaruh pada kelangsungan tatanan ifrastruktur yang dinamis. Bila kemudian tatanan itu rusak, maka akan mengakibatkan kerusakan pada yang lainnya. Salah satunya kerusakan jalan raya akibat meluapnya air dari gorong-gorong. Apa lagi pada tahun 2012 ini juga tahun sebelumnya biaya untuk pemeliharaan dan perawatan drainasse tidak ada sama sekali.
    Sehingga berbagai permasalahan muncul ke permukaan. Begitu juga dengan pembiayaan akan semakin bertambah yang mengakibatkan kegiatan lainnya yang sebelumnya direncanakan jadi terbengkalai.
    “Wajar bila kemudian banyak mengeluhkan keadaan ini dan meminta pertanggungjawaban daripada permasalahan yang menimpanya. Untuk itu, sudah semestinya instansi terkait tanggap dan segera menindaklanjuti agar permasalahan ini tidak berkembang yang mengakibatkan timbulnya persepsi buruk terhadap pemerintah,” kata Leo. (GUS). 
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger