' Pemkab Bandung Akan Berantas Koperasi Berkedok Rentenir - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Pemkab Bandung Akan Berantas Koperasi Berkedok Rentenir

Pemkab Bandung Akan Berantas Koperasi Berkedok Rentenir

Written By dodi on Monday, July 9, 2012 | 8:00 AM

KAB.BANDUNG,(LJ)- Menjelang lebaran atau Idul Fitri tahun 2012, Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bandung akan menghilangkan koperasi berkedok rentenir. Pasalnya, keberadaan rentenir berkedok koperasi tersebut kian menjamur.
    Bupati Bandung, H. Dadang M Nasser mengatakan. selama ini, Pemkab Bandung selalu berupaya menghilangkan rentenir dengan mengotimalkan lembaga keuangan pro rakyat, seperti koperasi dan bank perkreditan rakyat (BPR). Sudah disediakan mereka malah lebih memilih rentenir.
    "Bagaimana kita ingin menghilangkan jika rentenir tumbuh dengan mudah,"jelas bupati kepada wartawan, kemarin, di Soreang Kabupaten Bandung.
    Dengan keberadaan koperasi, lanjut Dadang, sampai saat ini pembinaan dan keperhatian pemkab terhadap koperasi sudah cukup baik, terbukti di beberapa wilayah seperti banjaran dan panggalengan banyak koperasi yang bisa profit hingga puluhan juta rupiah.
    “Koprasi yang sudah berhasil mengelola dan memiliki profit sudah banyak, hal ini membuktikan kita itu betul membina koperasi jangan sampai koperasi itu hidung enggan mati tak mau,” tandasnya.
    Sementara itu, Kepala Dinas Diskoperindag Kabupaten Bandung, Bambang Budirahardjo, mengatakan, rentenir berkedok koperasi benar-benar sudah melanggar aturan. Tidak dibenarkan jika plangnya koperasi tapi di dalamnya rentenir. "Di Kabupaten Bandung memang banyak yang seperti itu, namun jumlahnya kami tidak tahu pasti,” katanya.
    Menurutnya, jelang Lebaran nanti, keberadaan rentenir akan terus merebak. Sebagai antisipasi, pihaknya akan bekerja sama dengan para camat untuk membongkar keberadaan rentenir tersebut. Selain memberikan sosialisasi, pengawasan, dan pelatihan kepada koperasi, "kami akan berkoordinasi dengan camat terkait rentenir ini. Karena mereka lebih tahu di lapangan kerugian yang diderita masyarakat,” tegasnya.
    Dia juga menghimbau, masyarakat agar tidak terjebak oleh rentenir. "Sikap mental masyarakat yang selalu datang ke rentenir, itulah yang harus dihilangkan,” terangnya. (FEN)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger