' Pasar Cicalengka dan Banjaran Akan Direvitalisasi - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Pasar Cicalengka dan Banjaran Akan Direvitalisasi

Pasar Cicalengka dan Banjaran Akan Direvitalisasi

Written By dodi on Friday, July 20, 2012 | 4:17 PM

KAB.BANDUNG,(LJ)- Pemerintah Kabupaten Bandung akan merevitalisasi Pasar Banjaran dan pasar Cicalengka. Pasalnyta, kedua pasar itu kondisinya dianggap sudah kurang layak dipertahankan.

"Pasar Banjaran sudah masuk tahap penyusunan detailed engineering design (DED) dan DED Pasar Cicalengka masih dalam proses. Mudah-mudahan saja bulan ini beres, sehingga pelaksanaan fisiknya sudah dapat dimulai awal September. Hasil perhitungan kita, anggaran untuk merevitalisasi Pasar Banjaran lebih dari Rp 100 miliar, sementara Pasar Cicalengka sekitar Rp 25 miliar," kata Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Bandung, Bambang Budiraharjo di Soreang, Kabupaten Bandung, kemarin.

Menurutnya, revitalisasi Pasar Banjaran masih menunggu pembebasan lahan. Hingga sekarang baru 828 meter persegi yang sudah dibebaskan, sementra sisanya sekitar 3.000 meter persegi belum terbebaskan. Rencananya, Pasar Banjaran akan dibangun dua lantai.

Bentuk bangunannya melingkar, sehingga tidak ada pedagang yang merasa kios tempat berjualannya berada di dalam.
Mengenai pasar tradisional milik Pemkab Bandung, lanjut Bambang,  berjumlah sembilan pasar terdiri dari Pasar Sayati, Margahayu, Soreang, Baleendah, Majalaya, Ciwidey, Cileunyi, Cicalengka, dan Banjaran. Semua pasar tersebut dipandang sudah layak direvitalisasi.

"Dalam kebijakan revitalisasi, Pemkab Bandung lebih memilih sikap bottom-up bukan top down. Jika revitalisasi itu datangnya dari aspirasi pedagang, pelaksanaan pembangunan pasarnya akan jauh lebih mudah," harapnya.

Bambang menambahkan, dalam lima tahun ke depan, pasar tradisional yang ada di wilayah Kabupaten Bandung akan direvitalisasi dan direnovasi. Akan menghabiskan anggaran, diperkirakan mencapai sekitar Rp 400 miliar.

“Ada calon investor yang menawarkan diri untuk merevitalisasi pasar-pasar tradisional di Kabupaten Bandung. Calon investor harus benar-benar memiliki modal kuat, jangan mengandalkan modal yang pas-pasan. Kita pernah punya pengalaman, tiga calon investor Pasar Majalaya mendadak mundur ketika mengetahui anggaran untuk merivitalisasinya sekitar Rp 100 miliar. Itu menunjukan ketidaksiapan dalam hal pendanaan, “ tandasnya. (Fen)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger