' "Okel" Khitan 60 Bocah dan Servic Medis Ratusan manula - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » "Okel" Khitan 60 Bocah dan Servic Medis Ratusan manula

"Okel" Khitan 60 Bocah dan Servic Medis Ratusan manula

Written By dodi on Monday, July 2, 2012 | 8:00 AM

KAB.BOGOR (LJ)- Aksi solidaritas kemanusiaan dan sosial kemasyarakatan diwujudkan dalam bentuk nyata oleh kalangan pengemudi ojeg Kelurahan Ciriung, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (1/7), berupa bakti sosial, pengobatan kesehatan gratis terhadap ratusan lanjut usia dan sunatan massal puluhan bocah pria dibawah sembilan tahun.
    Aksi sosial ini,berkaitan dengan peringatan HUT ke 15 Ojeg Kelurahan Ciriung (Okel), dilanjutkan siraman rohani/ tabliq Akbar serta hiburan musik qosidah, dan musik dangdut dengan beberapa bintang tamu dari jebolan Kontes Dangdut Indonesia (KDI).Panitia dalam acara ini, menyertakan 10 orang tenaga dokter umum, 1 dokter gigi, dan 5 tenaga perawat.
    "Kegiatan kali ini adalah yang terbesar dari kegiatan serupa pada tahun-tahun sebelumnya, kami peduli dengan lingkungan meskipun,kebanyakan dari kami adalah pengemudi ojeg,"ucap Agus Sungkowo, Ketua Ojeg Ciriung (Okel) kepada wartawan, Minggu (1/7).
     Diakui Agus Sungkowo, keberadaan perkumpulan pengemudi ojeg di Ciriung, adalah wadah yang mengakomodir 180-an anggota. Perkumpulan ini, bukan sekedar perkumpulan biasa, melainkan perkumpulan yang benar-benar mempunyai harapan jelas buat para anggota.
    "Mereka kami asuransi di Jamsostek cabang Bogor I, sehingga bila suatu ketika terjadi musibah yang tak kita harapkan, mereka dapat melakukan klaim asuransi," jelasnya.
    Selain para pengemudi ojeg, pihaknya juga mengakomodir dan membukan wadah bagi tenaga kerja di luar hubungan kerja (TKLHK), dengan para peserta semua pedagang kaki lima, dan para pedagang kecil di wilayah kota dan kabupaten Bogor.Semuanya, dilibatkan sebagai peserta dan Jamsostek, dengan nilai premi Rp140.ribu/ bulan.
    Sebagai contoh, dua anggota yang belum genap 4 bulan menjadi anggota Jamsostek, diantaranya adalah seorang pedagang nasi uduk, berhak mengajukan dan mendapatkan klaim sebesar Rp21 juta, karena meninggal dunia. "Hal-hal semacam ini, sudah menjadi perhatian kami selaku pengurus. Kami ingin memberikan yang terbaik buat anggota, apalagi mereka bukanlah tenaga formal tetapi tenaga kerja yang tergantung dengan kondisi kesehatan fisiknya," ujar Agus,yang juga ketua TKLHK kota dan kabupaten Bogor.BSR
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger