' Menjajal Gurihnya Laba Bisnis Tempe Mendoan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Menjajal Gurihnya Laba Bisnis Tempe Mendoan

Menjajal Gurihnya Laba Bisnis Tempe Mendoan

Written By dodi on Thursday, July 26, 2012 | 8:00 AM

CIREBON - Walaupun tempe mendoan merupakan makanan khas daerah Banyumas, Jawa Tengah, kini makanan murah meriah ini sudah menjadi kudapan yang akrab di lidah masyarakat dari berbagai lapisan. Makanan ini digemari karena rasanya yang gurih dan renyah. Karena banyak peminatnya, kini gampang sekali menemukan pedagang mendoan. Salah satunya adalah Asep Wahyudin di Cirebon, Jawa Barat.

Di tangan Asep, mendoan hadir dengan tujuh varian isi, seperti, telur, sosis, kornet, daging sapi, keju, ayam, dan udang. Mendoan ini disajikan dalam bentuk gulungan. Berbagai macam varian isi itu dimasukkan ke dalam gulungan mendoan tersebut. Harga jual mendoan ini bervariasi mulai Rp 2.500 sampai Rp 12.000 per biji. "Mendoan kami dijamin enak dan banyak yang menyukainya," ucap Asep.

Asep sendiri mengaku sudah menggarap bisnis mendoan ini sejak tahun 2008 dengan merek Razan'e Mendoan. Untuk mengembangkan usahanya, ia juga menawarkan kemitraan usaha. Saat ini jumlah mitranya sudah lebih dari 20 yang tersebar di berbagai daerah, seperti Cirebon, Semarang, dan Yogyakarta.

Dalam kemitraan usaha ini, ia menawarkan dua paket investasi. Yakni, paket booth senilai Rp 7 juta dan paket booth eksklusif senilai Rp 17 juta. Fasilitas yang didapat mitra terdiri dari booth, peralatan masak, bahan baku awal, dua buah seragam, dan banner. Selain itu, akan ada juga pelatihan buat karyawan. Asep pun menargetkan, mitra yang mengambil paket Rp 7 juta dapat meraup omzet minimal Rp 300.000-Rp 400.000 per hari.

Sementara perolehan omzet untuk paket Rp 17 juta ditargetkan sekitar Rp 700.000 per hari. Dengan laba bersih sekitar 45%, mitra bisa balik modal dalam waktu dua sampai tiga bulan. Asep mengaku, sudah ada empat sampai lima gerai milik mitra yang berhasil balik modal dalam waktu 2,5 bulan. "Yang lain standar sekitar lima bulanan," ujarnya seraya menambahkan lokasi sangat menentukan perolehan omzet mitra. Ia menyarankan, mitra memilih lokasi-lokasi strategis, seperti di mal. WAS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger