' Limbah Mayora Dikeluhkan Warga Cimande - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » » Limbah Mayora Dikeluhkan Warga Cimande

Limbah Mayora Dikeluhkan Warga Cimande

Written By dodi on Wednesday, July 18, 2012 | 8:00 AM

KAB.BOGOR (LJ) - Sedikitnya, puluhan warga Desa Cimande Hilir, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, mengeluhkan bau busuk yang ditimbulkan limbah PT Tirta Fresindo (Mayora-red). Selain merasa terganggu, sejumlah pengusaha rumah makan yang membuka usahanya tak jauh dari lokasi pabrik, mengaku dirugikan akibat terciumnya aroma bau tak sedap, yang berasal dari limbah perusahaan tersebut. Akibatnya, limbah tersebut menjadi berkurangnya pengunjung.

“Gara-gara bau limbah, banyak pengunjung yang tak jadi makan di warung kami. Kalau keseringan, bisa-bisa warung kami bangkrut,“ keluh IG, pemilik rumah makan yang berjualan tak jauh dari lokasi pabrik, ketika ditemui wartawan.

Menurut informasi warga setempat, limbah perusahaan diduga telah mencemari aliran sungai Cigintung. Bahkan hal itu, sempat dikeluhkan pihak unit pengolahan sumber mata air PDAM Tirta Pakuan, di Kampung Limus Nunggal, Desa Ciherang Pondok. “Kami tahu persis kemana limbah cair pabrik dialirkan. Apalagi sekarang limbah itu, dibiarkan tergenang di kolam penampungan yang berada luar area pabrik.  Coba saja lewat situ, baunya pasti tercium,“ ucap, Acep, warga setempat.

Sementara itu, Ahmad Hermanto, Personalia Mayora, menuturkan, pihaknya telah mengakomodir keluhan warga, terkait bau yang ditimbulkan limbah perusahaan. Bahkan menurutnya, sejak beberapa bulan lalu, pihaknya telah melakukan perbaikan mesin pengelolaan limbah cair pabrik. “Jauh-jauh hari kita, sudah sosialisasi kepada warga tentang persoalan limbah. Bahkan kami, sudah memperbaiki mesin serta menambah mesin baru,“ kilahnya.

Disisi lain, warga pun menuding dinas terkait serta dewan yang menangani persoalan limbah Mayora, didasari niat tertentu alias kepentingan individu atau golongan semata. “Kalau memang mereka, dewan atau dinas terkait serius memperjuangkan aspirasi warga, kenapa hingga saat ini, keberadaan pabrik hanya bias menuai masalah di lingkungan kami.  Ngapain sering sidak (inspeksi mendadak), tapi hasilnya nihil.  Jangan-jangan mereka cuma incar amplopnya saja,“ cetus warga setempat. Selain itu, warga juga menyayangkan sikap Pemerintah Desa (Pemdes) Cimande Hilir yang terkesan berdiam diri dengan kondisi yang terjadi. (ASP)

 
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger