' Laba Bersih BTPN di Semester I Hampir Mencapai Rp 1 Triliun - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Laba Bersih BTPN di Semester I Hampir Mencapai Rp 1 Triliun

Laba Bersih BTPN di Semester I Hampir Mencapai Rp 1 Triliun

Written By dodi on Thursday, July 19, 2012 | 8:00 AM

BOGOR - Laba bersih Bank BTPN sampai akhir Juni lalu tercatat naik menjadi Rp 921 miliar (unaudited) atau naik dari posisinya Juni 2011 sebesar Rp585,051 miliar. Seperti dikutip dari laporan keuangan yang diterbitkan BTPN, kenaikan laba bersih BTPN disebabkan karena naiknya laba periode berjalan dari Rp786,637 miliar pada Juni tahun lalu, dibandingkan dengan laba berjalan Juni 2012 sebesar Rp1,156 triliun (unaudited).

"Sedangkan laba nonoperasional juga naik signifikan dari Rp653 miliar menjadi Rp 654,9 miliar," demikian disampaikan kantor Corporate Secretary Bank BTPN dalam keterangan persnya, Rabu (18/7). Sampai akhir Juni ini, tambah dia, pendapatan bunga bersih perseroan tercatat naik di Rp2,776 triliun. Sementara pendapatan operasional selain bunga tercatat sebesar Rp139,532 miliar.

Beban operasional selain bunga sebesar Rp1,176 triliun dan laba operasional sebesar Rp1,152 triliun. Bank yang khusus bergerak pada masyarakat pensiunan ini, mencatatkan aset per Juni lalu sebesar Rp52,02 triliun (tidak diaudit). Penyaluran kredit sampai semester pertama mencapai Rp34,4 triliun dengan Dana Pihak ketiga (DPK) mencapai Rp40 triliun.

BTPN menyebut rasio tingkat kredit macet (NPL) berada jauh di bawah angka maksimal yang ditetapkan BI, karena NPL (gross) berada di 0,7 persen. Dengan rasio pinjaman dibagi simpanan (LDR) BTPN yang mencapai 85,87 persen, Bank BTPN mencatatkan net interest margin (NIM) yang sangat besar berada di angka 12,85 persen dan BOPO di 74,26 persen.

Selain melaporkan keuangannya, BTPN juga mengungkap rencana menerbitkan obligasi berkelanjutan dengan nilai nominal sampai Rp2,5 triliun guna meningkatkan pendanaan jangka panjang. "Dari Bapepam-LK sudah dapat plafon Rp2,5 triliun, di mana underwriternya Danareksa, Indopremier, dan Standard Cartered dengan tenor tetap tiga hingga lima tahun," ujar Direktur Keuangan BTPN Arief Harris dalam keterangan persnya secara terpisah.

Arief menambahkan, tahun ini, rencana penerbitan obligasi berkelanjutan ini akan diterbitkan senilai Rp1 triliun, sedangkan sisanya akan diterbitkan pada tahun depan. "Ini bagian dari obligasi berkelanjutan, ada pendanaan dalam bentuk dana jangka panjang, obligasi yang bertenor antara tiga hingga lima tahun," tambahnya.

Arief mengatakan, pihaknya telah mendapatkan pinjaman dari //IFC/// untuk jangka panjang selain dari rencana penerbitan obligasi. "Itu yang digunakan IFC, Oligasinya bisa keluar sebelum Lebaran bulan ini," ujarnya. Selama ini pihaknya hanya akan mendapatkan pendanaan dari jangka pendek. CPS

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger