' Komisi IV DPRD Purwakarta, Soroti Kesulitan Air Bersih - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Komisi IV DPRD Purwakarta, Soroti Kesulitan Air Bersih

Komisi IV DPRD Purwakarta, Soroti Kesulitan Air Bersih

Written By dodi on Monday, July 30, 2012 | 8:00 AM

KAB.PURWAKARTA (LJ) – Sulitnya mendapatkan air bersih untuk masyarakat yang berada disekitar lokasi penambangan, Desa Batu Tumpang, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, menjadi sorotan Komisi IV DPRD Purwakarta. Selain pemerintah, pihak swasta khususnya perusahaan penambangan, juga harus turut, memperhatikan kebutuhan warga masyarakat sekitar.

“Perusahaan penambangan harus turut memperhatikan kebutuhan masyarakat sekitar, terutama menyangkut ketersediaan air pada musim kemarau ini,” ujar, Hj Dian Kencana, Ketua Komisi IV DPRD Purwakarta, kepada LINGKAR JABAR, disela-sela pemberian bantuan dua tangki air bersih, kepada warga Desa Batu Tumpang Kecamatan Tegalwaru Kabupaten Purwakarta, kemarin.

Dian menjelaskan, lokasi penambangan biasanya, berada di daerah dataran tinggi dan sumber air terbatas. Akibatnya, mayoritas warga sekitar juga kesulitan untuk mendapatkan air bersih terutama pada musim kemarau seperti ini. "Perusahaan penambangan, harus turut memperhatian permasalahan yang dihadapi oleh warga masyarakat sekitar," imbuhnya.

Masalah ini, lanjut dia, seharusnya pihak perusahaan penambangan, mengalokasikan anggaran khususnya untuk biaya menyuplai air bersih bagi kebutuhan warga masyarakat sekitar. Sebab pada musim kemarau seperti ini, warga sering kesulitan untuk mendapatkan air bersih seperti warga di Desa Batu Tumpang Kecamatan Tegalwaru.

"Warga yang berada di lokasi tersebut, kerap kesulitan air bersih setiap kali musim kemarau. Untuk mendapatkan suber air bersih, warga Desa Batu Tumpang rela berjalan belasan kilometer ke ara Cirata. Seharusnya, pihak Pemerintah Daerah (Pemda) setempat dan perusahaan, lebih peka dengan kondisi seperti ini. Sebab kepedulian bukan hanya diaplikan, dalam pembagian sembako saja tapi juga air bersih," ujarnya.

Menyoal antisipasi jangka panjangan untuk mengatasi kesulitan air bersih, Dian mengatakan, bahwa Komisi IV akan segera berkoordinasi dengan Komsisi II DPRD dan lembaga terkait untuk mencari solusi permasalahan yang kerap dihadapai oleh warga masyarakat, terutama pada musim kemarau.

"Salah satu yang akan diupayakan Komisi IV, pengadaan sumur pantek atau sumur bor di desa yang sering dilanda kekeringan. Dengan demikian, persoalah sulitnya air bersih yang menjadi penderitaan warga masyarakat, bisa teratasi disamping pihak swasta dan pemerintah juga saling bahu membahu untuk membantu warga masyarakat," pintanya. YAS

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger