' Kerusakan Lingkungan Akibat Ulah Manusia Sendiri - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Kerusakan Lingkungan Akibat Ulah Manusia Sendiri

Kerusakan Lingkungan Akibat Ulah Manusia Sendiri

Written By dodi on Wednesday, July 4, 2012 | 8:00 AM

KAB.BANDUNG (LJ)- Pemerintah diminta untuk lebih tegas dan teliti dalam mengeluarkan sebuah perizinan,sebelum surat perijinan diterbitkan perlu dilakukan croschek kelapangan guna menghindari terjadinya penyimpangan antara surat perijinan dengan fisik bangunan dilapangan.
    "Yang terpenting lagi, adalah untuk memastikan kalau pembangunan tersebut tiak menimbulkan kerusakan lingkungan, seperti yang sudah-sudah," ucap Karyono, Konsultan Tata Ruang Indonesia kepada LINGKAR JABAR, Selasa (3/7).Setiap perijinan yang sudah diterbitkan, harus sesuai dengan kebutuhan dan tidak menyimpang dari pola gambar petunjuk peta-peta pengukuran dan petunjuk rencana-rencana detail perkotaan,jelasnya.
    Selain itu, lanjut Karyono, setiap subjek hukum baik orang maupun badan hukum perdata tidak diperkenankan atau diberikan izin untuk mendirikan bangunan atau menggunakan tanahnya jika tidak sesuai dengan apa yang telah ditentukan peruntukkannya dalam rencana tata ruang.
    “Sebab izin itu adalah salahsatu instrumen hukum, yang selanjutnya bisa dijadikan sebagai pengarah, dan perekayasa.Melalui izin kita dapat mengetahui bagaimana gambaran  masyarakat adil dan makmur terwujud. Ini berarti bahwa persyaratan-persyaratan yang terkandung dalam izin merupakan pengendali dalam mengfungsikan izin itu  sendiri,” tegas Karyono.
    Sementara, Sekretaris Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Pemerhati,mengatakan, soal perizinan bila perlu ada upaya pengecekan kelapangan untuk mencegah terjadinya permasalahan-permasalahan lainnya. Karena, persoalan perijinan suatu bangunan sangat berhubungan erat dengan ekosistem lingkungan hidup.
    "Selama ini, yang seringkali saya saksikan, banyak pembangunan diwilayah Kab.Bandung, terbukti melakukan pelanggaaran. Antaralain, terjadinya penyimpangan antara bentuk penerbitan perijinan dengan kondisi bangunan dilapangan.
    Saya tidak menginginkan masalah ini menjadi bumerang buat pemerintah, karena masalah kelalaian kecil tapi dampak negatifnya sangat besar, seperti rusaknya lingkungan dan habitat alam,"jelasnya.
     yang menyebebkan fungsi lahan dan lingkungan hidup hancur habitatnya. Justeru hal itu dijadikan acuan untuk bisa lebih baik dari kemarin dengan melakukan pembenahan-pembenahan sikap agar kemudahan perizinan tidak lagi berdampak pada kerusakan lingkungan hidup,” kata Koswara. (GUS)
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger