' Kemiskinan Merajalela, Mahasiswa Lengserkan Bupati Garut - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » Kemiskinan Merajalela, Mahasiswa Lengserkan Bupati Garut

Kemiskinan Merajalela, Mahasiswa Lengserkan Bupati Garut

Written By dodi on Tuesday, July 3, 2012 | 2:22 PM

GARUT - Bupati Garut Aceng HM Fikri dinilai gagal memimpin Kabupaten Garut. Karenanya, sejumlah elemen pergerakan mahasiswa tergabung dalam Consentratie Gerakan Radical (CoRac) menuntut sang Bupati untuk mundur dari jabatannya. Hal itu dikemukakan massa terdiri atas DPC GMNI, FPPMG, PC PMII, EKSKOT LMND dan DPC GPM itu dalam aksi unjuk rasa di depan kantor Bupati Garut Jalan Pembangunan, Senin (2/7).

Menurut Korlap aksi, Andres Restu, salah satu bukti kegagalan Bupati Aceng yakni masih tingginya angkat kemiskinan di Kabupaten Garut, mencapai sekitar 50 % dari jumlah penduduk Kabupaten Garut. "Pemkab dibawah kepemimpinan Bupati Aceng gagal menyejahterakan rakyatnya. Padahal pada dekade terakhir, kalangan investor luar maupun lokal, gencar menanamkan modalnya di Garut, namun tak serta merta diikuti peningkatan kesejahteraan rakyatnya. Di lapangan masih banyak masyarakat menganggur, kelaparan, dan penyakitan," kata Andres.

Dia menyesalkan banyaknya persoalan di Kabupaten Garut yang tak kunjung ada penyelesaian. Masyarakat pun hanya menjadi obyek kebijakan yang sering dirugikan. Tak jauh berbeda dengan bidang ekonomi, penyelenggaraan pendidikan dan pelayanan kesehatan di Kabupaten Garut pun kian membebani masyarakat. Akses masyarakat mendapatkan pendidikan sangat sulit karena biayanya mahal.

Demikian juga pelayanan bagi kalangan miskin, sulit diperoleh. Padahal berbagai program bantuan pendidikan maupun kesehatan sudah diluncurkan pemerintah. CoRac menilai kondisi tersebut terjadi akibat maraknya praktek korupsi. Banyak kasus hukum tak tuntas, dan cenderung di 'peti es' kan. Dalam pernyataan sikapnya CoRac menyebutkan, semua hal tersebut tidak terjadi begitu saja melainkan berkaitan erat sebagai akibat lemahnya pemimpin Garut saat ini.

Selain di depan kantor Bupati Garut, massa pengunjuk rasa juga sempat mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Garut. Tak ada pejabat Pemkab Garut menyambut kedatangan para pengunjuk rasa tersebut. Bupati Garut Aceng HM Fikri, Wabup Garut Agus Hamdani, dan Sekda Garut, Iman Alirahman tak ada di ruang kerjanya masing-masing saat aksi unjuk rasa CoRac berlangsung.

Kecewa dengan ketiadaan para pejabat tersebut, mahasiswa pun menginjak-injak foto Bupati Aceng HM Fikri, di depan kantor sekretariat daerah Pemerintah Kabupaten Garut, Jawa Barat. Aparat kepolisian yang melakukan penjagaan tampak membiarkan aksi mahasiswa tersebut. Sebelum melakukan aksi di depan kantor Bupati, mahasiswa menggelar aksi sekitar bunderan Jalan Simpang Lima dan membagi-bagikan kertas bertuliskan tuntutan kepada Bupati.

Selanjutnya mahasiswa beramai-ramai jalan kaki mendatangi kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Garut dan melakukan orasi tentang biaya pendidikan mahal. Mahasiswa saat orasinya menuduh Dinas Pendidikan sebagai salah satu dinas yang sering melakukan praktek tindakan korupsi, terbukti masih mahalnya biaya pendidikan sehingga masyarakat tidak mampu sulit untuk mendapatkan pendidikan layak. Mahasiswa juga sempat mendatangi kantor Dinas Perkebunan, Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura serta Kantor Pelayanan Pajak Garut di Jalan Pembangunan.

Koordinator CoRac, Hari Suhud, mengatakan banyak permasalahan di Kabupaten Garut yang belum dapat diselesaikan selama pemerintahan yang dipimpin Bupati Garut Aceng HM Fikri. Menurut dia, belum terwujudnya pemerintah yang baik karena setiap dinas terindikasi melakukan prakatek Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, sehingga mengganggu kualitas kinerja pelayanan publik. "Diyakini persoalan ini semua terjadi karena kesalahan total dari kebijakan Bupati Garut yang gagal dalam mengelola pemerintah Kabupaten Garut," katanya. GUS
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger