' Kejari Kota Cirebon Tunggu Hasil Pemeriksaan Politeknik Negeri Bandung - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » , » Kejari Kota Cirebon Tunggu Hasil Pemeriksaan Politeknik Negeri Bandung

Kejari Kota Cirebon Tunggu Hasil Pemeriksaan Politeknik Negeri Bandung

Written By dodi on Tuesday, July 31, 2012 | 8:00 AM

KOTA CIREBON (LJ) – Sebelum mengembangkan penyelidikan kasus dugaan korupsi proyek drainase di Jln. Pemuda, Kota Cirebon senilai Rp 7 milyar. Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Cirebon masih harus menunggu hasil pemeriksaan lapangan dari tim ahli Politeknik Negeri Bandung.

Hasil pemeriksaan diperkirakan baru akan keluar paling lama tiga hari untuk uji kuantitas konstruksi dan seminggu untuk kualitas konstruksi.

Seperti diketahui, sejumlah pihak mencium indikasi korupsi dalam proyek drainase di Jln. Pemuda Kota Cirebon Paket I dan II yang dibiayai Pemerintah Propinsi Jawa Barat melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Energi dan Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) Kota Cirebon, senilai sekitar Rp 7milyar diduga. Berdasarkan laporan yang diterima, Kejari Kota Cirebon kemudian mulai melakukan penyelidikan sejak awal Juli 2012 lalu. Meski sudah memeriksa beberapa saksi, Kejari belum menetapkan tersangka dalam kasus ini.

Asisten Pidana Khusus (Aspidsus) Kejari Kota Cirebon Hadiman mengatakan, pemeriksaan lapangan dilakukan terlebih dahulu untuk mengetahui kebenaran adanya penyimpangan dalam pengerjaan proyek tersebut. “Setelah diperiksa tim ahli, nanti akan diketahui apakah pengerjaan proyek sesuai dengan ketentuan atau tidak. Setelah itu baru bisa dikembangkan lebih lanjut lagi,” ujarnya di sela-sela pemeriksaan lapangan di lokasi proyek drainase Tahap I sepanjang 450,02 meter di Jln. Pemuda, Kota Cirebon, Kemarin.

Pemeriksaan serupa, kata Hadiman, akan dilakukan di lokasi proyek Tahap II sepanjang 661 meter di Jln. Terusan Pemuda. Selain memeriksa kondisi fisik drainase, para pakar tim pemeriksa nantinya juga akan menjadi saksi ahli dalam kasus ini.

Sementara itu Ketua Tim Ahli dari Politeknik Negeri Bandung, Iskandar menjelaskan, penelitian dilakukan terhadap aspek kualitas dan kuantitas kontruksi drainase yang telah dibangun. Dalam prakteknya, selain melakukan beberapa pengukuran dimensi konstruksi drainase, tim juga mengambil beberapa sampel material konstruksi untuk diuji di laboratorium.

Iskandar menegaskan, hasil uji kuantitas berdasarkan pengukuran bisa diketahui dalam dua atau tiga hari. Namun untuk uji kualitas, penelitian di laboratorium diperkirakan memakan waktu seminggu.

Terkait peralatan yang dimiliki di laboratorium Polban, Iskandar menjamin kelayakannya. “Kami memiliki peralatan dan sarana yang memadai. Jadi kami akan berusaha seakurat mungkin dalam melakukan pengujian di laboratorium,” katanya.

Sepintas, Iskandar membenarkan adanya retakan yang ditemukan anggota tim ahli dalam konstruksi beton jembatan drainase di Jln. Pemuda. Namun, ia belum berani memastikan apakah retakan tersebut diakibatkan kualitas konstruksi beton yang kurang baik atau retakan terjadi pada saat pembangunan. NAN/AGS/HEN (C.12)

Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger