' Katebelece Anggota DPRD Dalam PSB Dipersoalkan - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Home » » Katebelece Anggota DPRD Dalam PSB Dipersoalkan

Katebelece Anggota DPRD Dalam PSB Dipersoalkan

Written By dodi on Friday, July 13, 2012 | 8:00 AM

BANDUNG - Ombudsman RI Perwakilan Jabar mengungkapkan temuan adanya katebelece dari anggota dewan pada proses penerimaan siswa baru (PSB). Ditengarai ada empat anggota DPRD Bandung yang menyalahgunakan jabatannya untuk memasukkan sejumlah nama calon siswa agar diterima menjadi murid di sebuah sekolah. Bahkan salah seorang di antaranya mereka, menggunakan kertas surat dengan kop resmi DPRD Kota Bandung.

"Ada empat anggota DPRD yang titipkan nama. Setelah kami telusuri, tidak ada hubungan darah antara nama anggota DPRD yang bersangkutan dengan siswa tersebut," kata anggota Komisi Ombudsman perwakilan Jawa Barat, Laras, dalam keterangan persnya di Ombudsman, Kamis (12/7). Di dalam dokumen yang diterima Ombudsman, adalah anggota DPRD berinisial Tomtom Dabbul Qomar yang memakai surat berkop resmi DPRD Kota Bandung. Surat tersebut tertanggal 20 Juni 2012 dan ditujukan kepada Kepala Sekolah SMAN 12 Bandung.

Surat itu berisi permohonan supaya seorang anak lulusan SMP 18 Bandung, diterima di SMAN 12. Surat ini bahkan ditembuskan kepada Kadis Pendidikan Kota Bandung. Hasil penelusuran Komisi Ombudsman, anak tersebut sebelumnya sudah mendaftar ke SMAN 12 dan SMAN 16 melalui jalur online. Namun dia tidak diterima di dua sekolah itu gara-gara nilainya yang tidak mencukupi.

Selain Tomtom, anggota DPRD Kota Bandung lainnya yang melakukan aksi serupa adalah Denny Rudiana, Ahmad Nugraha dan seorang lagi yang belum dapat terverifikasi. Total ada 12 nama calon siswa yang dititipkan oleh mereka ke sejumlah sekolah. "Tapi cuma lima yang masuk (diterima di sekolah dimaksud -red), sisanya tidak," jelas Laras.

Selain dari anggota Dewan, ada juga aksi oknum Dinas Pendidikan Kota Bandung. Laras mencatat ada tiga orang dari berbagai Dinas di Bandung yang juga melakukan aksi serupa. Temuan adanya katebelece juga telah diungkapkan Koalisi Pendidikan Kota Bandung belum lama ini. Bahkan hari ini mereka mengadu langsung ke dewan.

Terkait hal itu, Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung Ahmad Nugraha mengaku dalam berlangsungnya proses Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB), dirinya telah mengeluarkan 500 lebih katebelece untuk calon siswa yang akan masuk ke sekolah SMP dan SMA.

“Katebelece yang dimaksud adalah berupa rekomendasi untuk siswa miskin. Atas titipan tersebut saya siap bertanggung jawab, karena yang saya keluarkan itu merupakan bentuk memperjuangkan hak siswa miskin,” kata Ahmad saat ditemui di kantornya, kemarin. Ahmad mengatakan siswa miskin yang memang memiliki hak sama untuk bersekolah.

“Itu sudah menjadi komitmen saya sejak 2007 sejak dikeluarkannya Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) bagi warga miskin untuk mengenyam pendidikan. Rekomendasi yang saya keluarkan tersebut sudah melalui prosedur birokrasi dari tingkat RT maupun kelurahan. SKTM sendiri merupakan surat yang dikeluarkan oleh pihak kelurahan bagi masyarakat miskin jika ingin terbebas dari biaya yang ia tidak dapat sanggupi,” jelasnya. FER
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger