' KAMASEAN Y MATHEWS Termuda dan Terbaik - Lingkar Jabar On-line
Headlines News :
Loading...
Home » » KAMASEAN Y MATHEWS Termuda dan Terbaik

KAMASEAN Y MATHEWS Termuda dan Terbaik

Written By dodi on Friday, July 6, 2012 | 3:57 PM

MEMANG sangat layak berada di panggung spektakuler, lalu muncul sebagai finalis untuk merebut gelar The Next Indonesian Idol 2012, Sabtu (7/7) besok. Kehadiran Kamasean Y Mathews di pentas bergengsi tersebut, benar benar memukau para penonton di setiap penampilannya.

Bahkan sejumlah profesional dunia belantika musik ikut berdecak kagum, seperti Nina Tamam, Vina Panduwinata dan senior Indonesian Idol Delon Thamrin. "Aku bangga dengan keduanya. Pesan aku kepada mereka agar terus berkarya," ujar Delon dengan tidak mengesampingkan kemampuan rival laga derby Jawa Barat asal Bekasi lainnya, Regina.    

Perjalanan kontestan termuda Indonesian Idol 2012 ini, sama dengan peserta yang masuk panggung spektakuler lainnya. Mereka terseleksi dari 150 ribu kontestan yang berhasil lolos dari audisi di 15 kota Besar yang ada di seluruh Indonesia. Menjadi yang terpilih dan akan dipilih seluruh audiens pemirsa RCTI di seluruh tanah air.

Gadis kelahiran Jakarta, 30 Juni 1995 tersebut, sebelum terpilih menjadi grand finalis Indonesian Idol, tahun 2006 sempat menjadi finalis pada posisi 9 besar saat AFI Junior. Saat spektakuler beberapa lagu dibawakannya. Seperti di spektakuler 1, Akhir Cerita Cinta dari Glenn Fredly. Lalu spektakuler 2 Firework dari Katy Perry, spektakuler 3 Merindukanmu dari D'Masiv, spektakuler 4 Moving On dari Andien, spektakuler 5 Hanya Cinta Yang Bisa dari Titi DJ, spektakuler 6 Stand Up For Love dari Destiny's Child, spektakuler 7 Firasat dari Marcell, spektakuler 8 Keabadian dari Reza dan spektakuler 8 Don't Stop Me Now dari Queen.

Selanjutnya di spektakuler 9 Sean menyanyikan A Thousand Years dari Christina Perri dan lagu keduanya Mimpi dari Anggun. Sedangkan saat spektakuler 10 Haven't Met You Yet dari Michael Bublé dan Bukan Dia Tapi Aku dari Judika (duet dengan Judika). Lalu pada spektakuler 11 menyanyikan lagu Butiran Debu dari Rumor, No One dari Alicia Keys serta Menunggumu dari Chrisye ft. Peterpan (duet dengan Chrisye). Grand Final, Sean menyanyikan Bad Romance dari Lady Gaga, Reflection dari Christina Aguilera, Di Dadaku Ada Kamu dari Vina Panduwinata serta Kemenangan dari Ahmad Dhani.

Berlatih vocal sejak usia delapan tahun sudah dilakoni oleh gadis pemilik suara alto ini. Ia juga menguasai berbagai bahasa asing. Penampilan Kamasean di panggung tersebut sering mendapat pujian dari para juri karena dia dapat menyanyikan semua genre musik dengan sama baiknya. Artis yang paling diidolakannya adalah Alicia Keys, dan lagu yang menjadi penyemangatnya selama di Indonesian Idol adalah "The Climb" oleh Miley Cyrus.

Setiap tampil di panggung Spektakuler Show, baik juri Anang Hermansyah, Ahmad Dhani, dan Agnes Monica, tak berkutik. Lalu hanya bisa menyampaikan pujian. Sebab menurut juri semua jenis lagu dan gaya berhasil sempurna dilakoninya. Terlebih gadis bergaruis keturunan Sulawesi Selatan itu, memiliki warna vokal yang serak dan khas. Termasuk penguasaan teknik bernyanyi yang mumpuni membuatnya banyak digemari fans Indonesian Idol.

Sean Idol diprediksi banyak pengamat dan fans akan mampu menjadi idola di masa mendatang. Dia pun memiliki segalanya untuk menjadi bintang dan memiliki potensi besar yang bisa digali dan dikembangkan. Keberadaannya sering dibicarakan dan bahkan Sean sekarang banyak diperbincangkan di dunia internasional melalui jejaring sosial Twitter.

Sifat periang membuatnya selalu tersenyum ketika latihan. Hal itu seringkali membawa kesegaran bagi kontestan lainnya selama karantina. Sekolah musik merupakan tempaan Sean Idol dalam mengolah Vokalnya. Kehadirannya menjadi kontestan Indonesian Idol 2012 merupakan eksistensi Sean di dunia pencarian bakat televisi.

Saat ini, Sean berusaha untuk meminimalkan kesalahan. Soalnya jutaan pasang mata di seluruh Indonesia akan menyaksikannya bernyanyi. Ia ingin memberi penampilan terbaiknya, supaya bisa dinikmati oleh masyarakat. "Ini kan grand final yang besar banget. Jadi, kita harus meminimalkan kesalahan," ujarnya.

Berlatih keras dan menyiapkan mental juga tidak kalah penting menghadapi berbagai kemungkinan pada malam puncak tersebut. "Mental dan fisik. Latihan vokal sejak awal. Cuma, sekarang, yang paling penting adalah mental. Ini pertarungan terakhir kita," pungkasnya. WEB/KUH
Share this article :

0 komentar:

Post a Comment

 
Profil | Contact Us | Sitemap
Copyright © 2012. Lingkar Jabar On-line - All Rights Reserved
Web Development by Maiga Blog Service
Proudly powered by Blogger